EmitenNews.com - PT Kawasan Industri Jababeka Tbk. (KIJA) mengamankan amunisi baru untuk pengembangan Kendal Industrial Park. Lewat anak usaha PT Kawasan Industri Kendal (KIK), KIJA mengantongi fasilitas term loan Rp1,2 triliun dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI).

Mengutip keterbukaan informasi Minggu (24/5/2026), KIK dan BRI menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman non-revolving pada 21 Mei 2026. Kredit ini bertenor 10 tahun dengan availability period 24 bulan sejak diteken.

Dana hasil pinjaman akan dipakai untuk keperluan umum korporasi, terutama pengembangan lahan dan pembangunan infrastruktur pendukung Kendal Industrial Park. Sebagai jaminan, KIK menyerahkan aset tanah tertentu, aset tetap, serta piutang terkait pengembangan kawasan.

Wakil Direktur Utama PT Jababeka Tbk, Budianto Liman, menyebut fasilitas ini memperkuat struktur pendanaan KIK.

“Fasilitas ini menyediakan pendanaan jangka panjang untuk melengkapi posisi kas KIK yang kuat serta semakin meningkatkan fleksibilitas keuangan secara keseluruhan, sekaligus mendukung percepatan pengembangan Kendal Industrial Park dan ekspansi ekosistem kawasan industrinya,” ujarnya, Jumat (22/5).

Budianto menambahkan, transaksi juga mendukung diversifikasi sumber pendanaan KIK secara berkelanjutan dengan tetap menjaga pengelolaan likuiditas yang prudent dan disiplin alokasi modal.

Dengan tambahan kredit ini, manajemen meyakini KIK berada di posisi kuat untuk mempercepat ekspansi Kendal Industrial Park, memperkuat pipeline pengembangan, dan menangkap permintaan tenant domestik maupun multinasional.

Adapun, pada perdagangan terakhir Jumat (22/5) saham KIJA terpantau harga sahamnya anjlok drastis hingga 9,7 persen di Rp121.(*)