Katrol Kapasitas Produksi, Gajah Tunggal (GJTL) Borong Aset Milik IGM Rp219 Miliar

EmitenNews.com - PT Gajah Tunggal (GJTL) membeli aset senilai Rp219 miliar. Aset berupa pabrik, mesin, dan peralatan itu dibeli perseroan dari IRC Gajah Tunggal Manufacturing Indonesia (IGM). Lokasi aset tersebut berada di areal industri perseroan.
Tepatnya, di Kawasan industri Gajah Tunggal Jalan Gatot Subroto KM 7, Pasir Jaya, Jatiuwung, Kota Tangerang, Provinsi Banten. Pabrik tersebut memiliki luas bangunan 11.652 meter persegi (m2). ”Transaksi telah diteken pada 6 April 2022,” tulis manajemen Gajah Tunggal.
Pabrik itu diberi oleh Gajah Tunggal senila Rp72,94 miliar, mesin, dan peralatan sejumlah Rp146,05 miliar. Harga bangunan pabrik, mesin, dan peralatan tersebut wajib dibayar lunas perseroan kepada IGM paling lambat enam puluh hari setelah tagihan diterima secara lengkap.
Dengan pelaksanaan pembelian bangunan pabrik, mesin, dan peralatan itu, perseroan akan mencatat peningkatan aktiva tetap senilai Rp219 miliar. Sebaliknya kas dan setara kas perseroan akan menurun Rp219 miliar.
Transaksi itu, dilatari fasilitas produksi ban sepeda motor tubeless butuh peningkatan kapasitas produksi. Itu mengingat permintaan pasar sudah mulai bergeser dari tube type ke tubeless. Oleh karena itu, IGM memiliki bangunan pabrik, dan fasilitas mesin produksi ban sepeda motor tubeless berlokasi sama dengan area pabrik perseroan.
Alhasil, keuntungan tersebut mempercepat, mempermudah produksi, dan efisiensi selama proses produksi. Seperti halnya penambahan line produksi. Pelaksanaan pembelian bangunan pabrik, mesin, dan peralatan dengan harga pasar wajar dari IGM akan memberikan peningkatan daya produksi, efisiensi biaya produksi, dan transportasi. (*)
Related News

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar

Pendapatan Drop, DILD 2024 Tabulasi Laba Rp174,76 MiliarĀ

Melambung 295 Persen, WIFI 2024 Gulung Laba Rp231 Miliar

Laba dan Pendapatan Tumbuh, Ini Kinerja GOLF 2024

Surplus 32,64 Persen, SSIA 2024 Raup Laba Rp234,22 Miliar