Kelanjutan Insentif Kendaraan Listrik di Tangan Pemerintahan Prabowo
Dirjen Industri Agro Putu Juli Ardika mengisaratkan diperpanjang atau tidaknya insentif untuk industri Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KLBB) bakal diputuskan pemerintahan Prabowo-Gibran.
EmitenNews.com - Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika mengisaratkan diperpanjang atau tidaknya insentif untuk industri Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KLBB) bakal diputuskan pemerintahan Prabowo-Gibran.
Hal itu diungkapkannya pada acara Pekan Riset Sawit Indonesia (PERISAI) 2024 di Nusa Dua, Bali, Kamis (2/10). Menurut Putu saat ini pembahasan terkait dilanjutkan atau tidaknya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 8 Tahun 2024 itu sudah mulai dibahas.
selain pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP), sebenarnya masih banyak skema-skema lain yang dapat diterapkan untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik di Indonesia.
"Sudah dibahas mulai jadi wacana-wacana untuk bagaimana terus mendorong industri kendaraan listrik itu tumbuh dan masyarakat menggunakan. Itu memang kalau sekarang pesepeda motor (listrik) diberikan bantuan pembelian, ya mungkin nanti skema-skemanya ini sedang dicari," katanya.
Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan kendaraan listrik.
"Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk negara agar tetap terjadi migrasi. Ini migrasi yang akan dilakukan. Migrasi dari internal combustion engine atau kendaraan berbahan bakar minyak ke kendaraan listrik," jelasnya.(*)
Related News
IHSG Sepekan Menghijau, Tapi Risiko Masih Mengintai
Produksi Jagung Pangan Untuk Industri Digenjot, Targetnya 18 Juta Ton
Wamenkeu: Tarif Layanan Seharusnya Bukan Fokus Cari Untung
Aset Perbankan Syariah Capai Angka Tertinggi Sepanjang Masa
Sektor Halal Value Chain Tumbuh 6,2 Persen Pada 2025
PTBA Targetkan Kapasitas Produksi 100 Juta Ton





