Khawatirkan Inflasi dan Pengetatan Moneter di AS, Indeks Saham Asia Ditutup Melemah
EmitenNews.com - Mayoritas indeks saham di Asia sore ini Selasa (11/1) ditutup melemah. Indeks Nikkei 225 turun sekitar 1% karena investor masih mengkhawatirkan inflasi dan prospek pengetatan kebijakan moneter oleh bank-bank sentral utama di dunia seperti Federal Reserve.
Investor menantikan penampilan ketua bank sentral AS (Federal Reserve) Jerome Powell dalam rapat konfirmasi bersama Komite Perbankan Senat (DPD) AS nanti malam.
"Investor berharap mendapat petunjuk atau bocoran berkaitan dengan waktu atau jadwal dari pengetatan kebijakan monete," kata analis Phillip Sekuritas, Dustin Dana Pramtha.
Seperti diketahui, Jerome Powell dinominasikan kembali menjadi ketua Federal Reserve untuk masa bakti kedua selama 4 tahun ke depan. Lael Brainhard yang mendapat nominasi sebagai vakil ketua Federal Reserve akan melalui rapat konfirmasi pada hari Kamis.
Data inflasi (CPI) AS yang dijadwalkan dirilis hari Rabu diprediksi akan tumbuh 7.1% Y/Y di bulan Desember. Laju tercepat dalam hampir 4 dekade dan akan memberi tekanan tambahan pada Federal Reserve untuk memperketat kebijakan.
"Investor mempertimbangkan dampak terhadap ekonomi AS dari penarikan paket stimulus ekonomi dan penyebaran varian Omicron yang masih terus memberi tekanan pada rantai pasok serta di tambah lagi dengan tekanan inflasi yang tinggi," imbuh Dustin.
Pasar derivatif meramalkan suku bunga acuan Federal Fund Rate (FFR) akan 88 bps lebih tinggi di akhir tahun ini, sinyal bahwa pelaku pasar berspekulasi ada 3 kali kenaikan suku bunga, di tambah kemungkinan kenaikan ke empat di tahun ini dengan momentum kenaikan pertama terjadi di bulan Maret semakin besar.
Statistik
IHSG: 6,647.97 | -43.15 poin |(-0.64%)
Volume (Shares) : 20.3 Billion
Total Value (IDR) : 13.0 Trillion
Market Cap (IDR) : 8,335.3 Trillion
Foreign Net BUY (RG): IDR 1.1 Trillion
Saham naik : 135
Saham turun : 426
Sektor Penekan Terbesar:
Teknologi : -442.83 poin
Barang Baku : -21.93 poin
Infrastruktur : -14.60 poin
Top Gainers:
BYAN : 27,350| +1,100| +4.19%
MEGA : 9,700| +950| +10.86%
BBHI : 7,300| +500| +7.35%
AALI : 10,125| +250| +2.53%
SUPR : 15,800| +200| +1.28%
Top Losers:
DCII : 41,975| -3,025| -6.72%
UNIC : 13,200| -975| -6.88%
ARTO : 18,325| -625| -3.30%
GEMS : 6,525| -475| -6.79%
JECC : 6,200| -450| -6.77%.(fj)
Related News
Kejar Saham IPO WBSA, IPOT Permudah Akses Pembelian Investor Ritel
Pasar Masuk Fase Distribusi, Mirae Sarankan Cermati Saham Defensif
IHSG Bangkit! Saham Industri dan Konsumer Jadi Motor Penguatan
MAMI Caplok Schroders Indonesia, Dana Kelolaan Gabungan Nyaris Rp180T
Menghijau, IHSG Sesi I (1/4) Melejit 1,45 Persen ke 7.150
Harga Referensi CPO Periode April 2026 Naik, HPE Kakao Turun





