EmitenNews.com - Emiten gas alam, PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) mencatat lompatan pendapatan signifikan pada semester I 2026. Dalam laporan keuangan unaudited, CGAS membukukan pendapatan sebesar Rp374,22 miliar, melonjak 40,97 persen dari periode sama tahun 2025 sebesar Rp265,47 miliar.

Meski terdapat peningkatan beban pokok pendapatan sebesar Rp304,83 miliar, naik 35,19 persen dari sebelumnya Rp225,48 miliar, CGAS membukukan laba bruto sebesar Rp69,38 miliar, melonjak 73,50 dibandingkan semester I-2025 sebesar Rp39,99 miliar.

Dengan capaian itu, CGAS membukukan laba bersih sebesar Rp10,83 miliar, meroket 501,67 persen atau sekitar enam kali lipat dari sebelumnya hanya Rp1,8 miliar. Alhasil, laba per saham ikut naik 482,86 persen menjadi Rp6,12 per saham dari sebelumnya hanya Rp1,05 per saham.

Dari sisi neraca juga terpantau ada peningkatan. Total aset misalnya, meningkat 15,16 persen dari Rp399,44 miliar per 31 Desember 2025, menjadi Rp459,99 miliar pada semester I 2026. Peningkatan itu ditopang jumlah aset lancar sebesar Rp310,20 miliar, dan aset tidak lancar sebesar Rp149,78 miliar.

Sementara liabilitas tercatat sebesar Rp177,14 miliar, naik 47,70 persen dari sebelumnya Rp119,93 miliar. Sedangkan ekutias tercatat sebesar Rp282,84 miliar naik 1,19 persen dari Rp279,51 miliar.

Jika menilik cashflow, arus kas operasional CGAS berbalik positif pada semester I 2026. Arus kas neto dari aktivitas operasi mengalami pemulihan dari defisit Rp11,93 miliar menjadi surplus Rp32,86 miliar. Lonjakan ini dipicu oleh pertumbuhan penerimaan dari pelanggan sebesar 40,70 persen menjadi Rp374,77 miliar.

Dari sisi investasi, CGAS mencatat penggunaan kas bersih mencapai Rp73,14 miliar, membengkak dari semester I 2025 sebesar Rp20,73 miliar. Hal ini dipengaruhi penmabahan uang muka yang melonjak hingga Rp68,56 miliar serta perolehan aset tetap senilai Rp10,26 miliar.

Sementara dari sisi pendanaan, CGAS menarik utang bank baru senilai Rp50,00 miliar, lebih besar dari periode sebelumnya sebesar Rp25,5 miliar. Dengan kombinasi aktivitas tersebut, saldo kas dan bank perseroan pada semester I 2026 tercatat sebesar Rp42,80 miliar.