Kinerja Operasional Membaik, Pendapatan dan Laba Repower Asia Naik
:
0
ilustrasi Repower Asia Indonesia (REAL). DOK/REAL
EmitenNews.com -PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) mencatatkan peningkatan kinerja operasional yang signifikan sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Perseroan membukukan laba usaha sebesar Rp660,73 juta per 30 September 2026, melonjak sekitar 626% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp90,98 juta.
Peningkatan tersebut menjadi sinyal positif bagi perseroan, terutama karena pertumbuhan laba usaha jauh melampaui pertumbuhan pendapatan.
Dari sisi pendapatan, REAL mencatatkan penjualan sebesar Rp9,24 miliar, meningkat 23,8% dibandingkan Rp7,46 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Kenaikan pendapatan tersebut turut mendorong laba bruto menjadi Rp3,98 miliar, tumbuh sekitar 19% secara tahunan.
Menariknya, peningkatan laba usaha terjadi ketika total beban operasional hanya meningkat sekitar 2%, dari Rp3,25 miliar menjadi Rp3,32 miliar. Kondisi ini menunjukkan bahwa pertumbuhan pendapatan perseroan lebih cepat dibandingkan kenaikan beban operasional.
Sejalan dengan perkembangan tersebut, margin laba usaha REAL meningkat signifikan dari sekitar 1,22% menjadi 7,15%.
Direktur REAL, Sjafardamsyah, menyampaikan bahwa pertumbuhan laba usaha yang signifikan pada periode ini merupakan perkembangan positif bagi perseroan.
"Pertumbuhan laba usaha yang signifikan pada periode ini merupakan perkembangan positif bagi perseroan. Kami melihat adanya perbaikan kinerja operasional seiring dengan pertumbuhan pendapatan dan pengelolaan beban usaha yang lebih terjaga.
Ke depan, perseroan akan terus berupaya meningkatkan efektivitas operasional, mengoptimalkan potensi bisnis yang dimiliki, serta mengembangkan peluang usaha baru untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham," ujar Sjafardamsyah.
Di sisi lain, laba bersih REAL tercatat sebesar Rp409,89 juta, meningkat dibandingkan Rp397,99 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Meski demikian, lonjakan laba usaha hingga lebih dari enam kali lipat menjadi salah satu poin penting dalam kinerja REAL sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Perbaikan margin operasional dan pertumbuhan pendapatan menjadi indikator positif bagi perkembangan bisnis perseroan.
Related News
Defisit, Saham Anjlok, Emiten Martua Sitorus Rugi Makin Bengkak
Usai Dicaplok H Isam, ini Kinerja Emiten Dato Low per 30 September
Tumbuh Solid, Pendapatan Personel Alih Daya (PADA) Rp1,4T di Q3-2026
Pendapatan Naik 67 Persen, Folago (IRSX) Raih Laba Q3-2026 Rp33,85M
Pendapatan dan Laba INET Kompak Melesat di Kuartal III 2026
SSMS Bukukan Pendapatan Rp14,83T dan Laba Naik 71,26 Persen di Q3-2026





