Kolaborasi BEI dan Gerakan Pramuka Tingkatkan Pemahaman Pasar Modal
EmitenNews.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka menjalin kolaborasi untuk memperkuat pemahaman tentang pasar modal di kalangan Pramuka.
Didukung oleh PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), kolaborasi ini akan diwujudkan dalam pelaksanaan Raimuna Nasional XII tahun 2023, sebuah ajang besar pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega berusia 16-25 tahun dari seluruh Indonesia.
Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik menyampaikan harapannya bahwa melalui kolaborasi ini, pemahaman Pramuka terhadap produk investasi di pasar modal dapat meningkat, sehingga dapat berkontribusi lebih signifikan terhadap perekonomian Indonesia.
"Kami berharap nantinya Pramuka akan dengan bangga dapat mengatakan 'Aku Investor Saham' ", ujar Jeffrey.
Kampanye #AkuInvestorSaham adalah sebuah langkah inspiratif lanjutan yang diluncurkan dalam rangkaian acara 46 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia pada Kamis (10/8) lalu.
Selain untuk meningkatkan jumlah investor dalam negeri, kampanye ini juga bertujuan meningkatkan semangat nasionalisme dan memberikan rasa bangga kepada masyarakat Indonesia yang menjadi pemilik saham perusahaan tercatat di BEI.
Sebagai wujud dukungan nyata dan menjadi salah satu bentuk dukungan BEI dalam kolaborasi ini adalah dengan menyelenggarakan program Magang BANGKIT (Bangun Generasi Kita) bagi para peserta Raimuna Nasional XII.
Peserta Raimuna Nasional XII Tahun 2023 akan mendapatkan kesempatan magang di BEI selama 2 hari dengan mengenal lebih dalam peran BEI di pasar modal, serta mendapatkan wawasan tentang keuangan dan investasi. Magang BANGKIT diharapkan dapat menjadi awal dari langkah positif dalam memahami pengelolaan finansial. Diharapkan melalui program ini, para peserta dapat memahami konsep investasi dan perkembangan pasar modal secara lebih mendalam.
Selain itu, BEI juga akan turut serta dalam acara Youth Development Town yang akan diselenggarakan pada 15-19 Agustus 2023 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta.
Related News
Demutualisasi Bursa, OJK dan BEI Komitmen Jaga Independensi Bursa
Dua Tahun Berjalan, Perdagangan Karbon RI Telah Tembus Rp80,75M
Aksi Korporasi 2025 Himpun Rp491T, Ini Penyumbang Dividen Terbesar
Bos BEI Ungkap Sistem Perdagangan Bursa Terbaru, Rilis Akhir 2026
Closing Bursa 2025: Investor Meledak 20,2 Juta, IHSG 24 Rekor ATH!
OJK Sebut 155 Kasus hingga Denda Pasar Modal 2025 Tembus Rp123,3M





