EmitenNews.com - Mayoritas perdagangan bursa Asia menguat pada perdagangan Jumat (12/3). Itu sejalan apresiasi bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street. Nikkei 225 Tokyo naik 0,47 persen, S&P/ASX 200 Australia menanjak 0,94 persen, dan Kospi Korea Selatan tumbuh 1,49 persen.
Penguatan sektor teknologi AS menular ke Asia. Samsung mumbul 1,22 persen, SK Hynix terbang 2,92 persen, dan LG Electronics melesat 3,05 persen. Sekadar informasi, Presiden AS Joe Biden meneken paket stimulus Covid-19 senilai USD1,9 triliun, Kamis (11/3) waktu setempat. Karena itu, warga AS akan mendapat bantuan tunai USD1.400 setara Rp 20 juta per orang.
Stimulus juga mengalokasikan USD20 miliar untuk vaksinasi, USD350 untuk negara bagian dan pemerintahan lokal. Bantuan tunai akan ditransfer ke rekening bank akhir pekan ini. Indeks-indeks acuan Wall Street ditutup menguat. Indeks S&P 500 mengukir rekor baru. Dow Jones Industrial Average naik 0,58 persen ke 32.485,59, S&P 500 meroket 1,04 persen ke 3.939,34, Nasdaq naik 2,52 persen ke 13.398,67.
Sementara Bank Sentral Eropa (ECB) akan menambah program pembelian obligasi pada triwulan berikut. Yield obligasi Eropa perlahan menguat seiring lonjakan obligasi pemerintah AS. Harga minyak mentah dunia menguat pada penutupan perdagangan Kamis (11/3). Itu terjadi menyusul stok BBM AS menurun dan sentimen pemulihan ekonomi AS. Harga minyak mentah Brent kontrak Mei menanjak 2,34 persen ke USD69,46 per barel. Dan, WTI kontrak April terangkat 2,45 persen ke USD66,02 per barel. (abm)
Related News

Maanfaatkan Pasar Mamin, ITPC Meksiko Fasilitasi Business Matching

Malaysia Cabut Bea Masuk Anti Dumping Serat Selulosa Asal Indonesia

PLN Pertahankan Status Siaga Kelistrikan Hingga 11 April

Kemenperin Rilis Peta Jalan Hilirisasi untuk Pacu Swasembada Aspal

Investasi Tembus Rp206 Triliun, Industri Agro Serap 9,3 Juta Naker

Diskon Biaya Listrik 50 Persen Berakhir, Maret Berlaku Tarif Normal