EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terakhir pekan di level 6.969. Itu setelah dalam tempo seminggu terakhir IHSG mengalami lonjakan tipis sebesar 0,18 persen dari pekan lalu 6.956. Fakta tersebut tersaji berdasar data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 4-8 Mei 2026.

Lonjakan IHSG sukses menulari sejumlah saham dalam kelompok top gainers. Lompatan saham-saham itu, sekaligus menjadi kunci IHSG mempertahankan posisi di teritorial positif. Nah, saham-saham penyangga IHSG dalam balutan top gainers tersebut sebagai berikut. Yaitu, Moratelindo (MORA) meroket 59,24 persen alias 2.790 poin menjadi Rp7.500 per saham dari Rp4.710.

Asia Pramulia (ASPR) melonjak 57,24 persen atau 166 poin menjadi Rp456 per lembar dari Rp290. Hetzer Indonesia (MEDS) melesat 51,95 persen setara 40 poin menjadi Rp117 per helai dari Rp77. Equity Investment (GSMF) melejit 41 persen selevel 41 poin menjadi Rp141 per eksemplar dari Rp100. Asuransi Bina Arta (ABDA) menanjak 39,15 persen setimbang 1.010 poin menjadi Rp3.590 per lembar dari Rp2.580. 

Megapower (MPOW) menguat 37,04 persen setara 40 poin menjadi Rp148 per helai dari Rp108. Latinusa (NIKL) surplus 34,23 persen alias 102 poin menjadi Rp400 per lembar dari Rp298. Citatah (CTTH) melangit 32,89 persen alias 50 poin menjadi Rp202 per saham dari Rp152. Kimia Farma  (KAEF) tumbuh 32,85 persen setara 157 poin menjadi Rp635 per lembar dari Rp478. Itama Ranoraya (IRRA) melenting 32,12 persen selevel 124 poin menjadi Rp510 per saham dari Rp286. (*)