Pekan Ini, DSSA, INCO, dan AADI Hiasi Saham Top Losers
:
0
petugas kebersihan tampak menyisir area teras Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terakhir pekan di level 6.969. Itu setelah dalam tempo seminggu terakhir IHSG mengalami lonjakan tipis sebesar 0,18 persen dari pekan lalu 6.956. Fakta tersebut tersaji berdasar data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 4-8 Mei 2026.
Lompatan tipis IHSG tidak berhasil menulari saham lain. Saham dalam barisan top losers tetap tidak berpengaruh. Tetap bergerak di zona merah. Sekaligus menjadi beban dan ganjalan IHSG untuk terbang lebih tinggi. Saham-saham top losers itu sebagai berikut. Yaitu, Paramita (PBSA) longsor 26,09 persen setara 300 poin menjadi Rp850 per helai dari Rp1.150.
Pelayaran Ekalya (ELPI) anjlok 24,35 persen atau 465 poin menjadi Rp1.445 per saham dari Rp1.910. Vale Indonesia (INCO) merosot 20,80 persen alias 1.425 poin menjadi Rp5.425 per lembar dari Rp6.850. Sidomulyo Selaras (SDMU) melorot 20,63 persen atau 26 poin menjadi Rp100 per helai dari Rp126.
Rohartindo (TOOL) menukik 19 persen alias 19 poin menjadi Rp81 per lembar dari Rp100. Asri Karya (ASLI) terpangkas 18,92 persen alias 70 poin menjadi Rp300 per helai dari Rp370 per lembar. Dian Swastatika (DSSA) tergerus 18,89 persen atau 305 poin menjadi Rp1.310 per lembar dari Rp1.615 per eksemplar.
Alamtri Indonesia (AADI) terkoreksi 18,75 persen setara 2.175 poin menjadi Rp9.425 per saham dari Rp11.600. Asuransi Mitra (ASDM) minus 18,70 persen setara 115 poin menjadi Rp500 per eksemplar dari Rp615. Dan, LCK Global (LCKM) terdilusi 18,66 persen alias 25 poin menjadi Rp109 per helai dari Rp134. (*)
Related News
Simak! 10 Saham Top Gainers dalam Sepekan
Masuk Musim Giling, Bapanas - APGI Komit Stabilkan Harga Gula Konsumsi
IHSG Sepekan Naik 0,18 Persen, Kapitalisatie Pasar Rp12.406 Triliun
Nemu 13 Sumur Migas di Kawasan Transmigrasi, Bagaimana Eksplorasinya?
116 Ribu Pelanggan Manfaatkan Diskon Tambah Daya Listrik, Untuk EV?
Indeks S&P dan Nasdaq Capai Level Tertinggi Baru, Jumat





