EmitenNews.com -IHSG uji level psikologis 7000 di Rabu (6/9). Terbentuk upper shadow panjang dari pergerakan Rabu (6/9). Stochastic RSI terindikasi overbought. Terakhir, terdapat kecenderungan penurunan volume transaksi.
“Mempertimbangkan kondisi tersebut, IHSG masih rawan terkoreksi/konsolidasi di sisa pekan ini. Tetap waspadai potensi koreksi ke kisaran 6950-6980,” kata Valdy Kurniawan Head Off Research Phintraco Sekuritas, Kamis (7/9/2023).
Pergerakan IHSG di Kamis (7/9) akan dipengaruhi oleh data ekonomi penting regional dan domestik. Dari regional, nilai ekspor dan impor Tiongkok diperkirakan masih terkontraksi di Agustus 2023, meski lebih baik dibanding kontraksi di Juli 2023.
Surplus neraca dagang Tiongkok diperkirakan turun di Agustus 2023. Kondisi ini mengindikasikan pemulihan konsumsi domestik di Tiongkok.
Dari domestik, pasar mengantisipasi data cadangan devisa yang diperkirakan masih konsisten di atas 6 bulan impor per akhir Agustus 2023.
Related News
Citi Indonesia Garap Obligasi Global Danantara Senilai USD1,5 Miliar
IHSG Terbang ke 6.500, Saham Tambang hingga Big Banks Topang Transaksi
Wacana Harga Gocap Jadi Rp1, Ini Kata Analis
IHSG Siang (20/8) Terbang 1,47 Persen, Hampir Seluruh Sektor Menghijau
Efek IJEPA: Kuota Bebas Bea Nanas Naik, Saham Agro Siap Mejit
IHSG Meluncur Naik 1 Persen ke Level 6.458, Saham Emas Kompak Ngegas!





