Asyik! Emiten Ini Bakal Cum Date Dividen Awal Mei, Cek Jadwalnya
:
0
Ilustrasi dividen disertai kurva indeks harga yang menguat.
EmitenNews.com - Sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan memasuki masa cum date dividen tunai pada awal Mei 2026. Penasaran ada emiten yang mana saja? Baca selengkapnya di bawah ini!
Berdasarkan rangkuman aksi korporasi mingguan periode 27–30 April 2026 dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia, beberapa emiten terpantau akan membagikan dividen dengan jadwal cum date yang tersebar pada pekan pertama Mei 2026.
Pada tanggal 4 Mei 2026, sejumlah emiten yang memasuki cum date dividen, di antaranya GOOD dengan dividen Rp9,5 per saham dan yield 2,7 persen. Kemudian TRIS sebesar Rp7,74436 per saham dengan yield 4,2 persen, serta HEAL sebesar Rp13,5 per saham dengan yield 1,2 persen.
Di tanggal berikutnya 5 Mei 2026, investor dapat memantau GMTD yang akan membagikan dividen Rp4,03 per saham dengan yield 0,3 persen.
Selanjutnya, pada 6 Mei 2026, terdapat AMAG yang menawarkan dividen Rp30 per saham dengan yield 6,9 persen. Selain itu, ASJT membagikan dividen Rp0,9574 per saham dengan yield 0,5 persen, serta AKRA dengan dividen Rp50 per saham dan yield 3,2 persen.
Sementara itu, pada 7 Mei 2026, BJBR menjadi salah satu emiten dengan yield tertinggi yakni 9,8 persen dengan dividen Rp85,54 per saham. Disusul EAST dengan dividen Rp3,8 per saham dan yield 4,1 persen, serta SKLT dengan dividen Rp8 per saham dan yield 3,6 persen.
Memasuki 8 Mei 2026, sejumlah emiten lain juga turut membagikan dividen, di antaranya SMSM sebesar Rp25 per saham dengan yield 1,4 persen. Kemudian ZYRX sebesar Rp4,9 per saham dengan yield 3,4 persen, serta JPFA dengan dividen Rp140 per saham dan yield 5,6 persen.
Selain itu, SSMS juga tercatat akan membagikan dividen sebesar Rp83,99 per saham dengan yield 6,1 persen. (*)
Related News
DSSA, CMNP, dan MEGA Ramaikan Saham Top Losers Pekan Ini
Telisik! Barisan Saham Top Gainers dalam Sepekan
IHSG Susut 2,42 Persen, Kapitalisasi Pasar Sisa Rp12.382 Triliun
Kemendag Minta Klarifikasi Traveloka Terkait Refund Pembatalan Tiket
Dubes China Dukung Perluasan Akseptasi QRIS di Negaranya
Tutup April 2026, IHSG Merosot Tajam Tinggalkan Level 7.000





