Konflik Timur Tengah Bawa IHSG Anjlok 4,41 Persen ke Level 7.589
Papan 'merah' perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta.
Menurut Elvi, dampak konflik geopolitik biasanya menjalar melalui beberapa jalur, mulai dari lonjakan harga minyak, tekanan terhadap nilai tukar rupiah, hingga potensi capital outflow dari pasar negara berkembang.
Ia menekankan pentingnya koordinasi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia guna menjaga stabilitas pasar.
“Stabilitas psikologis investor sama pentingnya dengan fundamental ekonomi. OJK perlu memastikan mekanisme pengawasan berjalan optimal serta menyiapkan kebijakan responsif untuk meredam gejolak,” kata dia.
Dengan volatilitas global yang masih tinggi dan ketidakpastian konflik yang belum mereda, pelaku pasar diperkirakan tetap berhati-hati dalam beberapa waktu ke depan.(*)
Related News
IHSG Sesi I Anjlok 4,3 Persen ke 7.596, Bursa Asia Tersulut Api Perang
Bapanas Kaji Penyesuaian HET MinyaKita Dampak Kenaikan Harga CPO
Bahlil Jamin Pasokan Batubara Untuk PLN Aman
Airlangga Silaturahmi Ke MUI Jelaskan Mekanisme Halal Produk AS
Wall Street Loyo, IHSG Kembali Tertekan
Rawan Koreksi, IHSG Menuju 7.861





