Kontribusi pada Penurunan Emisi Karbon, Kolaborasi Dua BUMN Bangun PLTS di Padang
Semen Indonesia dan Bukit Asam, Kolaborasi Dua BUMN Bangun PLTS di Padang. dok. dunia-energi.
EmitenNews.com - Kolaborasi dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membangun proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Padang. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), atau SIG dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di lokasi operasional SIG. Listrik dari PLTS akan dimanfaatkan untuk kegiatan operasional produksi, penerangan, dan perkantoran yang diharapkan berkontribusi pada penurunan emisi karbon.
PTBA melalui anak usahanya, PT Bukit Energi Investama (BEI) akan membangun PLTS Semen Padang untuk mendukung operasional pabrik PT Semen Padang. Pembangunan PLTS mencakup PLTS Rooftop dan PLTS Ground Mounted yang ditargetkan beroperasi secara komersial (Commercial Operation Date/COD) pada tahun 2023-2024.
Listrik dari PLTS akan dimanfaatkan untuk kegiatan operasional produksi, penerangan, dan perkantoran yang diharapkan dapat berkontribusi pada penurunan emisi karbon dan biaya energi yang lebih efisien.
"Kerja sama dengan PTBA dalam pembangunan PLTS di pabrik PT Semen Padang ini sejalan dengan Sustainability Initiatives SIG untuk mendukung upaya penurunan emisi karbon. Upaya ini tidak hanya didorong oleh profit semata. Namun lebih dari itu, keinginan untuk menjadi industri building material yang memberdayakan stakeholders dalam menciptakan sustainable living di masa depan," ujar Direktur Utama SIG Donny Arsal dalam keterangan resmi, Minggu (23/10/2022).
Selain itu rangkaian acara SOE International Conference yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN, SIG bersama tujuh BUMN menandatangani Letter of Intent tentang Proyek Pilot Perdagangan Karbon Voluntary Carbon Market Kementerian Badan Usaha Milik Negara (VCM BUMN). Acara yang berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center, pada Selasa (18/10/2022) itu, disaksikan oleh Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury.
Tujuh BUMN yang terlibat itu, PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), PT Pertamina (Persero), Perum Perhutani, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). Lainnya, PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), PT Perkebunan Nusantara III (Persero) dan Pupuk Indonesia (Persero).
Penandatanganan Letter of Intent VCM BUMN ini untuk mendukung pembentukan kapabilitas dan proyek pilot perdagangan karbon di lingkungan BUMN dengan memperhatikan aspek-aspek teknis, keekonomian, regulasi serta ketentuan lainnya.
Melalui sinergitas antar-BUMN, SIG yakin dapat mengakselerasi upaya keberlanjutan untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. SIG telah melakukan sejumlah inisiatif dalam upaya dekarbonisasi. Di antaranya, penurunan clinker factor, inovasi teknologi, penggunaan bahan bakar alternatif melalui Refused Derived Fuel (RDF) dan penggunaan panel surya, serta pemanfaatan bahan baku alternatif yang lebih ramah lingkungan.
"Selama semester I tahun 2022, SIG berhasil menekan emisi karbon hingga 592 kg CO2/ton semen atau turun sebesar 2,5% (setara 15 kg CO2/ton semen) yang dikontribusikan dari penurunan clinker factor sebesar 0.8% menjadi 69,4% dan peningkatan Thermal Substitution Rate (TSR) sebesar 1.7% menjadi 6,8%," kata Donny Arsal. ***
Related News
Purbaya: Lewat Batas, Anggaran Tak Terpakai, Kita Tarik atau Hangus!
Jelang Tutup Tahun, DJP Rilis Sudah 11 Juta WP Aktivasi Coretax
Harga Emas Antam Hari ini Tetap di Rp2.501.000 per Gram
Ekonom: Perlu Evaluasi Ulang Kebijakan Sebelum Implementasi B50
Menteri Rosan Ungkap, Realisasi Investasi 2025 Tembus Rp1.905 Triliun
BI Rate 2025 vs 2024, Bagaimana Arah Kebijakan Bank Indonesia di 2026?





