Korban Gempa NTT Terus Berjatuhan, Ketua DPR Serukan ini
:
0
Potret kerusakan hotel di Nusa Tenggara Timur akibat gempa bumi dengan magnitudo 7,7. FOTO - Dok Detik.com
EmitenNews.com - Gempa bumi magnitudo 7,7 Nusa Tenggara Timur (NTT) sementara menelan 33 korban meninggal dunia, 23 luka, dan ribuan jiwa mengungsi. Jumlah korban terbanyak berada di Manggarai dan Manggarai Timur, masing-masing 14 orang.
Sementara korban luka-luka di Sikka 6 orang, Ende 13 orang, dan Manggarai Barat 4 orang. ”Pendataan korban masi terus berlangsung. Nyaris seluruh Flores terdampak dengan tingkat kerusakan bereda-beda,” tegas Gubernur NTT Emmanuel Melkiades Laka Lena, kala menyampaikan keterangan pers kepada awak media di Maumere.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT kini tengah memproses penetapan peristiwa tersebut sebagai bencana daerah tingkat provinsi. Sementara penetapan status bencana nasional sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat.
Sementara itu, Ketua DPR Puan Maharani meminta pemerintah mempercepat pendataan korban gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain itu, segera merespons kebutuhan warga terdampak. Puan menyampaikan dukacita mendalam bagi para korban meninggal dunia, dan keluarga korban.
Puan juga mendoakan korban luka-luka dapat segera pulih. “Pimpinan DPR menyampaikan keprihatinan atas bencana gempa besar di NTT. Pemerintah harus bergerak cepat untuk menangani dampak gempa, dan merespons cepat kebutuhan warga terdampak,” kata Puan melalui keterangan tertulis.
Menurut Puan, pendataan cepat dapat memudahkan penanganan pascagempa sehingga kebutuhan korban dapat segera diberikan. Bantuan logistik, ucap dia, harus segera disalurkan kepada warga terdampak secara merata, khususnya bagi mereka yang rumahnya rusak parah dan masyarakat tinggal di daerah sulit diakses. (*)
Related News
Setop Keracunan, DPR Desak MBG Ganti Dapur Berbasis Sekolah
Purbaya Larang, Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
KPK Dalami Nyanyian Gus Alex Soal 3.000 Riyal Untuk Anggota DPR
Tindak Tegas Karhutla, Menhut Tutup Izin Lima Perusahaan di Kalbar
Peringati Hapelnas, Bank BSN Pacu Layanan dan Apresiasi Nasabah
Ingat, RUU Perampasan Aset, Bukan Semata Untuk Harta Hasil Tipikor





