Kredit BBKP Meningkat 3,07 Persen hingga September 2026
:
0
PT Bank KB Indonesia Tbk (Foto: Dok. KB Bank)
EmitenNews.com - PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) atau KB Bank hingga September 2026 mencatatkan pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) sebesar Rp926 miliar, meningkat 28,94% secara tahunan (year-on-year/YoY). Net Interest Margin (NIM) juga membaik menjadi 1,71%, mencerminkan perkembangan positif dalam upaya Bank mengoptimalkan pendapatan bunga bersih.
Kunardy Darma Lie, Direktur Utama KB Bank menyampaikan, pertumbuhan pendapatan bunga bersih merupakan perkembangan positif dalam perjalanan transformasi KB Bank.
"Kami akan terus mengoptimalkan kinerja bisnis dengan tetap memperhatikan kualitas portofolio kredit, pengelolaan pendanaan, dan disiplin dalam pengelolaan risiko," ujar Kunardy dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10/2026).
Dari sisi intermediasi, total kredit yang disalurkan KB Bank mencapai Rp45,68 triliun, tumbuh 3,07% YoY. Pertumbuhan terutama didorong oleh segmen wholesale banking yang meningkat 11% YoY.
Strategi ini sejalan dengan fokus Bank untuk memperkuat hubungan dengan nasabah korporasi dan mengembangkan portofolio pembiayaan secara selektif dengan mempertimbangkan profil risiko serta kualitas debitur.
Sementara itu, total aset KB Bank tercatat sebesar Rp82,91 triliun pada akhir September 2026. Bank terus mengoptimalkan pengelolaan aset produktif dan liabilitas untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kualitas portofolio, dan struktur pendanaan.
Dalam pengelolaan risiko kredit, KB Bank melanjutkan upaya penyehatan portofolio melalui pengelolaan kredit secara berkelanjutan, penyelesaian kredit bermasalah, serta penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit baru.
Rasio Loan at Risk (LAR) tercatat sebesar 21,62% pada September 2026, menurun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Perbaikan kualitas portofolio tetap menjadi fokus Bank untuk memperkuat ketahanan bisnis dan mendukung pertumbuhan kredit yang lebih sehat.
Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) KB Bank tercatat sebesar Rp44,58 triliun, dengan dana murah atau Current Account and Savings Account (CASA) mencapai Rp13,01 triliun.
Pada penutupan perdagangan Jumat pekan lalu, saham BBKP mencatat penguatan 2,94% menjadi Rp35 per saham. Saham ini mencatat penurunan 10,26% dalam periode sebulan dan merosot 55,15% secara year to date.
Related News
Laba SIG (SMGR) Melonjak 363%, Tembus Rp532 Miliar per September 2026
Tertekan Beban Keuangan, PBRX Rugi USD4,98 Juta Meski Top Line Positif
BEI: UMA & Suspensi Saham Akan Dibatasi per 2 November, Belum Dihapus
Laba 9 Bulan SMMA Turun 23,88 Persen, Sahamnya Naik 41,55 Persen YTD
Ikut Arahan Danantara, PTBA Bubarkan Bisnis Properti
Hasnur Shipping (HAIS) Kemas Pendapatan Rp221M di Kuartal III 2026





