KRYA Resmi Umumkan Pengendali Baru
:
0
Gedung perseroan KRYA dan Produk merek EGCO besutan Green City SG Pte. Ltd. FOTO - KRYA.
EmitenNews.com - Green City SG Pte. Ltd, entitas korporasi asal negara tetangga yakni, Singapura secara resmi memulai debut terbarunya menjadi pengendali PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk. (KRYA) setelah melakukan pengambilalihan saham per Senin (25/8/2025).
Dalam keterangannya, Direktur Green City SG Pte. Ltd, William Teng, menjelaskan bahwa pihaknya membeli sebanyak 682.207.800 saham KRYA atau setara 41% kepemilikan pada harga Rp33 per saham.
Nilai transaksi tersebut tertakar mencapai nilai Rp22,5 miliar melalui mekanisme Pembelian Saham sehubungan Pengambilalihan dengan metode Free of Payment (FOP).
Pembelian ini dilakukan atas saham milik PT Bangun Karya Artha Lestari, Hok Gwan (Dharmo Budiono), dan Brigitta Notoatmodjo. Dengan demikian, Green City SG Pte. Ltd kini resmi tercatat sebagai pengendali baru perseroan, menggantikan pemegang saham sebelumnya.
“Tujuan dari transaksi ini adalah untuk pelaksanaan pengambilalihan yang dilakukan oleh calon pembeli yang merupakan kelompok terorganisasi sebagaimana telah diuraikan dalam Keterbukaan Informasi tertanggal 02 Juli 2025, dengan kepemilikan saham langsung serta menjadikan KRYA sebagai sarana dalam mengembangkan dan memperluas ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” ujar William Teng.
Pascatransaksi, porsi milik Green City SG Pte. Ltd di KRYA menjadi 682,2 juta lembar saham atau 41%, dibandingkan sebelumnya tidak memiliki saham sama sekali alias 0%.
Selanjutnya, sesuai ketentuan POJK No. 9/2018 tentang Penawaran Tender Wajib, Green City SG Pte. Ltd akan melaksanakan tender wajib dan segera mengumumkan penawaran tersebut kepada publik.
Related News
TOTL Bagi Dividen Jumbo Setara 90 Persen Laba, Yield Fantastis!
Lulusan ITB Lama Jadi Petinggi Telkom Kini Ditarik ISAT, Ini Tugasnya
RM Nasi Padang Payakumbuah Milik Arief Muhammad Digadang Akan IPO
Saham GOTO Kian Terperosok, Antrean Jual Mengular
Usai Diakuisisi AEP, Saham Emiten Sawit dan Karet Ini Mendadak Ambruk
Dua Saham Lepas dari Suspensi, Satu Nonstop ARA Berjilid-jilid





