Kuartal I 2026, Rugi PJAA Bengkak 247 Persen
:
0
Pengunjung antre untuk bisa menjajal wahana permainan di Dufan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) per 31 Maret 2026 tekor Rp38,8 miliar. Bengkak 247 persen dari episode sama tahun sebelumnya rugi senilai Rp11,17 miliar. Menyusul hasil negatif itu, rugi per saham dasar menjadi Rp24 dari sebelumnya Rp7.
Pendapatan usaha pengelola kawasan rekreasi Taman Impian Jaya Ancol itu terkumpul Rp207,57 miliar, susut 1,52 persen dari edisi sama tahun sebelumnya Rp210,79 miliar. Beban pokok pendapatan Rp10,23 miliar, bengkak dari tahun sebelumnya Rp6,91 miliar. Beban langsung Rp140,99 miliar, bertambah dari Rp129,7 miliar.
Beban pokok pendapatan dan beban langsung Rp151,22 miliar, bengkak dari Rp136,62 miliar. Laba kotor Rp56,35 miliar, anjlok dari Rp74,17 miliar. Penghasilan bunga Rp2,94 miliar, turun dari Rp2,97 miliar. Penghasilan lainnya Rp4,89 miliar, terkoreksi dari Rp10,9 miliar. Beban umum dan administrasi Rp64,71 miliar, bengkak dari Rp59,44 miliar.
Beban penjualan Rp6,25 miliar, bertambah dari Rp6,25 miliar. Rugi selisih kurs Rp6 juta dari Rp5 juta. Total beban usaha Rp70,74 miliar, bengkak dari Rp56,76 miliar. Rugi usaha Rp14,39 miliar, drop dari laba Rp17,41 miliar. Beban keuangan Rp16,89 miliar, susut dari Rp18,95 miliar.
Rugi berssih tahun berjalan Rp38,43 miliar, bengkak dari Rp11,32 miliar. Jumlah ekuitas Rp1,82 triliun, turun dari akhir 2025 senilai Rp1,86 triliun. Total liabilitas Rp1,7 triliun, menciut dari akhir tahun lalu Rp1,77 triliun. Jumlah aset Rp3,52 triliun, merosot dari akhir tahun sebelumnya Rp3,63 triliun. (*)
Related News
PTPP Raih Kontrak Baru Proyek EPC Dermaga 11 Pupuk Kaltim Rp400 Miliar
ITMG Tebar Dividen Interim USD74,2 Juta, Catat Jadwalnya
BEI Buka Gembok Dua Saham, Satu Melejit Kencang ke Harga ARA Meski HSC
Bebas Bayang-bayang Hary Tanoe, ini Kinerja IATA Kuartal III
Samator (AGII) Catat Kinerja Q3 Melonjak! Pendapatan dan Laba Naik
BATA Lego Aset, Cara Bertahan kala Kinerja Terus Memburuk





