Kuartal III 2023 Carsurin (CRSN) Ukir Kinerja Membanggakan Raih Pendapatan Rp312,95 Miliar
:
0
Ki - ka : 1. Timotius Tjahjana, Director PT Carsurin Tbk 2. Erwin Manurung, Director PT Carsurin Tbk 3. Sheila Tiwan, President Director PT Carsurin Tbk 4. Flora Regina Regian, President Commissioner PT Carsurin Tbk 5. Gusmardi Bustami, Independent Commissioner PT Carsurin Tbk 6. Harold Loevy, Research & Development Advisor PT Carsurin Tbk. dok. ist.
EmitenNews.com - Memasuki kuartal III 2023, PT Carsurin Tbk (CRSN) mengukir kinerja sangat positif, dengan mencatat pendapatan Rp312,95 miliar. Perusahaan terkemuka dalam sektor Testing, Inspection, and Certification (TIC) di Indonesia itu, juga berhasil menancapkan beragam pencapaian bisnis membanggakan.
Direktur Utama CRSN Sheila Tiwan menyebutkan, sepanjang Januari-September 2023, perseroan berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp312,95 miliar. Itu berarti meroket dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp248,85 miliar.
Pendapatan pada periode tersebut diperoleh dari sejumlah lini usaha, meliputi jasa inspection, testing, certification, consulting dan product sales.
Sheila Tiwan meyakini, seiring dengan cerahnya prospek bisnis sektor TIC, Perseroan dapat mencapai target pendapatan yang telah ditetapkan pada tahun ini sebesar Rp430,05 miliar dan Rp507 miliar pada 2024.
“Kami meyakini kinerja yang mumpuni dan membanggakan dari Perseroan akan dapat terus kami lanjutkan. Sebab industri TIC telah mengalami tren positif dan pertumbuhan stabil dalam beberapa tahun terakhir karena meningkatnya permintaan untuk produk dan layanan berkualitas tinggi, serta meningkatnya kesadaran konsumen tentang keamanan dan kualitas produk,” ujarnya pada public expose, Kamis (16/11/2023).
Related News
RM Nasi Padang Payakumbuah Milik Arief Muhammad Digadang Akan IPO
Saham GOTO Kian Terperosok, Antrean Jual Mengular
Usai Diakuisisi AEP, Saham Emiten Sawit dan Karet Ini Mendadak Ambruk
Dua Saham Lepas dari Suspensi, Satu Nonstop ARA Berjilid-jilid
YUPI Bagi Dividen Interim Bulan Ini, Telisik Besarannya
Penjualan COAL Q1 2025 Anjlok, Merosot hingga 50,2 Persen





