Kuartal III 2025, Laba Emiten Suami Puan (UANG) Susut 11 Persen
Maket salah satu proyek Pakuan di Sawangan, Depok, Jawa Barat. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Pakuan (UANG) per 30 September 2025 mentabulasi laba bersih Rp66,17 miliar. Terkoreksi 10,77 persen dari episode sama tahun lalu senilai Rp74,16 miliar. Dengan hasil itu, laba per saham dasar emiten Suami Puan Maharani yaitu Hapsoro Sukmonohadi turun ke posisi Rp54,69 dari sebelumnya Rp61,29.
Penjualan Rp266,98 miliar, melejit 5,43 persen dari periode sama tahun lalu Rp253,22 miliar. Beban pokok penjualan Rp118,74 miliar, bengkak dari posisi sama tahun sebelumnya Rp90,62 miliar. Laba kotor terakumulasi Rp148,244 miliar, melorot dari fase sama tahun lalu sebesar Rp162,59 miliar.
Beban penjualan Rp16,6 miliar, bengkak dari Rp11,52 miliar. Beban umum dan administrasi Rp75,29 miliar, bertambah dari Rp73,72 miliar. Beban pajak final Rp2,93 miliar, terpangkas dari Rp12,15 miliar. Laba operasi Rp53,4 miliar, menyusut dari Rp65,19 miliar. Pendapatan jasa manajemen Rp7,65 miliar, turun dari Rp12,75 miliar.
Pendapatan sewa Rp3,15 miliar, meroket dari Rp407 juta. Pendapatan bunga deposito dan jasa giro Rp3,08 miliar, melejit dari Rp2,84 miliar. Bagian rugi entitas asosiasi Rp4,59 miliar, bertambah dari Rp3,45 miliar. Beban keuangan Rp1,61 miliar, susut dari Rp2,11 miliar. Lain-lain Rp59,96 miliar, turun dari Rp74,39 miliar.
Jumlah ekuitas terakumulasi senilai Rp593,43 miliar, menanjak secara signifikan dari akhir tahun sebelumnya Rp322,29 miliar. Total liabilitas Rp1,12 triliun, mengalami penyusutan dari akhir 2024 sebesar Rp1,25 triliun. Jumlah aset Rp1,71 triliun, mengalami peningkatan dari akhir tahun lalu Rp1,58 triliun. (*)
Related News
Kendilo Gelontorkan Rp23,11 Miliar Tambah Saham IMC Pelita (PSSI)
Tembak Harga Bawah, Samuel Sekuritas Beli Saham BKSL Rp68,07M via Repo
KB Bank Dukung Surge Akselerasi Proyek Internet Rakyat 5G FWA
Cabut Gugatan, WIKA Urung Terjerat PKPU
Kurangi Muatan, Wilton Holding Lego 200 Juta Saham SQMI
Lebih Dini, Grup Bakrie (DEWA) Tuntaskan Buyback Rp950 Miliar





