Kunci Right Issue, ENRG Kebut Private Placement Rp338,38 Miliar
:
0
Salah satu lapangan migas garapan Energi Mega Persada. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Energi Mega Persada (ENRG) bakal mengantongi dana taktis Rp338,38 miliar. Itu dari rencana pelaksanaan private placement 218.313.500 helai alias 218,3 juta helai dengan nominal Rp100. Pengeluaran saham anyar itu, dipersenjatai dengan harga pelaksanaan Rp1.550 per lembar.
Seluruh saham baru itu akan diserap Bakrie Kalila Investment (BKI). BKI merupakan pihak terafiliasi dengan ENRG. Di mana, BKI merupakan pihak pengendali perseroan. Penyerapan saham baru oleh pihak terafiliasi dengan ENRG bukan tanpa sebab.
Pertimbangan utama, BKI berkomitmen melakukan penambahan modal tersebut memungkinkan perseroan memperoleh dana segar sehingga dapat merealisasikan rencana bisnis sesuai penggunaan dana. Rencana itu, telah mendapat izin investor pada 26 Juni 2025.
Setelah private placement, jumlah modal ditempatkan dan modal disetor penuh ENRG akan meningkat menjadi 26,56 miliar saham atau sebesar Rp6,95 triliun. Jadwal, dan distribusi saham baru pada 12 Juni 2026, pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 15 Juni 2026, dan pengumuman hasil private placement pada 18 Juni 2026.
Di sisi lain, ENRG memegang tiket right issue maksimal 13,5 miliar saham baru. Izin itu meluncur dalam rapat umum pemegang saham tahunan, dan luar biasa pada 5 Juni 2026. Berdasar skenario, dana hasil right issue nantinya untuk memperkuat struktur keuangan sekaligus mendukung pengembangan bisnis ke depan.
Tepatnya, untuk memenuhi kebutuhan belanja modal (capital expenditure), modal kerja perseroan dan/atau anak usaha. Nah, untuk mendukung kelancaran pelaksanaan aksi korporasi tersebut, pemegang saham pengendali beserta afiliasi juga telah menyatakan komitmennya sebagai standby buyer.
Sepanjang tahun 2025, emiten migas grup Bakrie itu berhasil mencatat pertumbuhan kinerja solid dibandingkan tahun sebelumnya. Penjualan bersih meningkat 7 persen menjadi USD498,12 juta, dibanding edisi sama tahun sebelumnya USD467,42 juta. EBITDA naik 11 persen menjadi USD309,70 juta dari USD279,85 juta.
Sementara itu, laba bersih emiten Migas Grup Bakrie tersebut meningkat lebih tinggi sebesar 21 persen menjadi USD91,53 juta, dibanding periode sama edisi 2024 sejumlah USD75,39 juta. Menyudahi perdagangan Jumat, 5 Juni 2026, saham ENRG ambles 10,45 persen atau turun 140 poin ke level Rp1.200. (*)
Related News
SMSM Bagi Dividen 72 Persen Laba, Cum Date 15 Juni
Jaya Konstruksi (JKON) Tetapkan Dividen Rp32,61 Miliar, Ini Jadwalnya
SCG Buang 12,85 Miliar Saham TPIA, Siapa yang Tampung?
BLUE Pastikan Bagi Dividen, Total Rp14,21 Miliar
MEDC Segera Bagi-Bagi Dividen Lagi, Catat Jadwal Pentingnya
Dividen PSAB Rp105 per Saham Distribusi 30 Juni, Cek Jadwal Lengkapnya





