EmitenNews.com - PT Multipolar Technology Tbk. (MLPT) emiten Teknologi Informasi (TI) asal Grup Lippo menutup semester pertama 2026 dengan torehan laba. Perseroan sukses mendongkrak profit seiring penjualan yang bertumbuh.

Merujuk laporan keuangan unaudited per 30 Juni 2026, laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk MLPT terangkat naik 31,65 persen menjadi Rp137,65 miliar. Pada semester I 2025, angkanya masih di level Rp104,54 miliar.

Pendapatan perseroan juga ikut terkerek naik 5,36 persen ke Rp1,77 triliun dari sebelumnya Rp1,68 triliun. Beban pokok penjualan mengikuti dengan kenaikan 4,93 persen ke Rp1,49 triliun dari Rp1,42 triliun.

Alhasil, laba kotor MLPT menguat 7,13 persen menjadi Rp281,23 miliar. Di lini operasional, laba usaha melesat 23,65 persen ke Rp176,24 miliar dari Rp142,52 miliar.  Laba Pra-pajak pun naik 24,55 persen menjadi Rp174,11 miliar dibanding Rp139,80 miliar setahun lalu.

Sisi neraca, total aset per akhir Juni 2026 tergerus tipis 0,27 persen ke Rp3,73 triliun dari Rp3,74 triliun di akhir 2025. Kewajiban perseroan sedikit mengembang 0,34 persen ke Rp2,99 triliun dari Rp2,98 triliun. Sementara ekuitas menyusut 2,01 persen menjadi Rp745,8 miliar dari Rp761,1 miliar.

Adapun, beriringan dengan terbitnya laporan keuangan ini saham MLPT pada intraday perdagangan Kamis (30/7/2026) terpantau melorot tipis 1,23 persen setara 20 poin di Rp1.610.