EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I perdagangan Jumat (18/9/2026) ditutup melemah -0,35% ke level 6.439,75, dengan tekanan jual yang terlihat konsisten sejak pembukaan hingga menjelang istirahat siang.

Pelemahan indeks terutama dipicu oleh aksi profit taking pada saham-saham perbankan besar seperti BBCA (-1,97%), BBRI (-1,80%), dan BMRI (-2,07%), disertai pelemahan pada TLKM dan AMMN yang ikut membebani pergerakan indeks.

“Untuk sesi kedua, IHSG berpeluang bergerak mixed dengan kecenderungan rebound terbatas,” ungkap Divisi Ritel PT Mandiri Sekuritas dalam risetnya.

Tekanan pada big caps tersebut sejalan dengan aksi jual masif investor asing.

Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, asing mencatatkan net sell sebesar Rp 1,14 Triliun di seluruh pasar pada sesi I, dengan foreign buy Rp 1,32 Triliun dan foreign sell Rp 2,46 Triliun.

Top 5 Net Foreign Buy (Sesi I):

1. ANTM: Rp 41,09 Miliar

2. ASII: Rp 22,40 Miliar

3. AADI: Rp 15,59 Miliar

4. MDKA: Rp 12,47 Miliar