EmitenNews.com - Saham PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk. (ULTJ) mendadak melejit usai mengumumkan rencana akuisisi raksasa.

Berdasarkan keterbukaan informasi, Jumat (18/9/2026), ULTJ mengumumkan rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV sebanyak 7,88 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 2.150 per saham.

Mengacu prospektus, Dana hasil PMHMETD ini akan digunakan untuk mengambilalih 100% saham PT Frisian Flag Indonesia senilai Rp 14,57 Triliun melalui mekanisme inbreng.

Dengan transaksi ini, FrieslandCampina International Holding B.V. selaku induk Frisian Flag akan menjadi pengendali baru perseroan. Rasio transaksi ini mencapai 178,24% dari ekuitas per 31 Juli 2026, sehingga tergolong transaksi material dan memerlukan persetujuan RUPS.

Adapun, RUPSLB untuk persetujuan transaksi dijadwalkan pada 27 Oktober 2026 dan pemegang saham yang tidak mengambil hak Rights Issue ini berpotensi mengalami dilusi maksimum 43,11%.

Kabar pencaplokan ini langsung disambut positif pasar. Saham ULTJ pada pembukaan perdagangan sesi II siang hari ini terbang +10,53% atau naik 200 poin ke level Rp2.100. 

Dari sisi skala bisnis, akuisisi ini akan memperluas portofolio ULTJ dari produk susu UHT ke susu kental manis, susu bubuk, hingga produk nutrisi anak seperti Friso.

Pada 7M26, FFI mencatat pendapatan Rp7,79 triliun dan laba bersih Rp439,5 miliar, dibandingkan ULTJ masing-masing Rp6,42 triliun dan Rp1,22 triliun, sehingga NPM FFI sekitar 5,6% versus 19% milik ULTJ.

Konsolidasi karena itu berpotensi menekan margin, ROE, dan ROA ULTJ pada tahap awal, sebelum sinergi manufaktur, pengadaan, distribusi, pemasaran, dan cross-selling mulai terealisasi.

Manajemen ULTJ dalam dokumen rilisannya (18/9) juga memproyeksikan NPM grup meningkat dari 8,89% pada 2026 menjadi 15,65% pada 2031, dengan ROE naik dari 7,22% menjadi 12,64%.