Kurangi Porsi, Sentra Amanah Tetap jadi Pengendali Saham LOPI
:
0
PT Logisticsplus International Tbk. (LOPI). Dok. Bisnis.
EmitenNews.com - Sentra Amanah Ventura, pemegang saham pengendali PT Logisticsplus International Tbk. (LOPI) telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya pada 8 September 2026. Dengan begitu Sentra Amanah menggenggam 57,47 persen saham emiten penyedia transportasi, pergudangan, logistik global, intelijen bisnis, dan solusi rantai pasok.
Manajemen LOPI dalam keterangan tertulisnya Selasa (8/9/2026) menuturkan bahwa Sentra Amanah telah menjual sebanyak 46.356.700 Lembar saham LOPI di harga Rp60-Rp62 per saham.
"Tujuan transaksi ini adalah untuk Strategi Investasi tanpa mengurangi kepemilikan mayoritas perseroan di LOPI dengan kepemilikan saham langsung." Demikian keterangan manajemen.
Setelah transaksi tersebut maka kepemilikan saham Sentra Amanah di LOPI kini menjadi 632,2 juta lembar saham, setara dengan 57,47%.
Bandingkan sebelumnya Sentra Amanah Ventura menguasai sebanyak 678,5 juta lembar saham setara dengan 61,69 persen saham PT Logisticsplus International Tbk. (LOPI).
Logisticsplus International (LOPI) Jalin Kerja Sama Strategis dengan CRRC Qiqihar
Sebelumnya PT Logisticsplus International Tbk (LOPI) menjalin kerja sama strategis dengan CRRC Qiqihar Rolling Stock Co., Ltd. (CRRC Qiqihar). Kolaborasi dijalin untuk mengeksplorasi peluang pengembangan, manufaktur, integrasi, dan penyediaan sarana perkeretaapian di Indonesia.
Dalam keterangan perseroan Kamis (13/8/2026), kerja sama tersebut dituangkan dalam Cooperation Agreement yang ditandatangani pada 10 Agustus 2026.
Ruang lingkup kerja sama mencakup antara lain gerbong barang, railway crane, rolling stock lainnya, serta pengembangan pelatihan bagi PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan/atau pelanggan potensial lainnya.
Melalui kerja sama tersebut, CRRC Qiqihar akan berperan dalam desain teknis dan manufaktur. Sedangkan Logisticsplus akan menangani riset logistik lokal, perencanaan rantai pasok, integrasi sumber daya proyek, serta pengembangan mitra industri nasional.
Related News
Repower Asia (REAL) Tancap Gas di Rumah Subsidi via KSO di Bogor
30 Oktober, IMPC Distribusi Dividen Interim Rp273,43 Miliar
Kurangi Porsi, SSS Kini Kuasai 78,95 Persen Saham Victoria Care (VICI)
Penggunaan Dana IPO Harta Djaya (MEJA), Terbesar Untuk Modal Kerja
Pengendali VICI Anne Vabilia Salim Jual 402,4 Juta Saham, Raup Rp301M
Eksplorasi DEWA Tertahan Perizinan, Biaya Tembus Rp14,51M di Q3 2026





