Laba Adi Sarana (ASSA) Melonjak 425 Persen di 2023

Gambar beberapa kendaraan PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA),
Adapun di bisnis kendaraan bekas, anak usaha ASSA yakni PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) tahun ini membukukan performa positif dengan pencapaian melebihi target awal tahun. ASLC membukukan pendapatan dari penjualan ritel melalui Caroline.id pada tahun 2023 sebesar Rp 479,3 miliar, meningkat 41,2% dari Rp 339,4 miliar pada tahun 2022.
Peningkatan daya beli masyarakat seiring peningkatan pertumbuhan ekonomi pasca pandemi juga mendorong pertumbuhan jumlah kendaraan yang berhasil dilelang melalui JBA. Pada tahun 2023 cukup impresif, dimana Perseroan berhasil mencatatkan peningkatan pendapatan hingga 44,4% YoY.
Total pendapatan bisnis lelang, dari fee lelang dan fee admin, di tahun 2023 tercatat sebesar Rp 202,8 miliar. Pada tahun 2022, total pendapatan bisnis lelang tercatat sebesar Rp 140,5 miliar.
“Terlepas dari tantangan di bisnis yang kami hadapi di tahun 2022, kami telah berhasil membukukan profitabilitas yang jauh lebih baik di 2023 dengan fokus pengembangan di bisnis mid-mile, efisiensi di last mile Anteraja, hingga diikuti oleh pertumbuhan dari setiap pilar bisnis kami yang lain, mulai dari rental kendaraan sampai penjualan kendaraan bekas” Ujar Direktur Utama ASSA, Prodjo Sunarjanto dalam keterangannya, Jumat (29/3).
Ia menambahkan bahwa hal ini seiring dengan pemulihan ekonomi Indonesia yang terjadi, dimana mayoritas pelanggan perseroan adalah B2B.
Kedepannya, perseroan menargetkan untuk terus menjaga dan mengembangkan model bisnis yang sustainable baik secara organik maupun anorganik dalam ekosistem ASSA grup.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar