Laba Bersih GMTD Anjlok 63,45 Persen
Salah satu rumah yang dikembangkan GMTD di Gowa Makasar. Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - PT Gowa Makasar Tourism Tbk. (GMTD) mencatat pelemahan mesin kinerja laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk GMTD yakni, sebesar Rp36,97 miliar hingga 30 September 2025, anjlok 63,45 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp101,16 miliar.
Penurunan laba tersebut sejalan dengan kinerja pendapatan perseroan. Berdasarkan laporan keuangan kuartal III/2025, pendapatan neto GMTD tercatat Rp219,45 miliar, turun tertakar 31,53 persen dari Rp320,39 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Menilik sisi biaya, beban pokok pendapatan sebenarnya telah turun 17,32 persen menjadi Rp109,12 miliar dari sebelumnya Rp131,95 miliar. Namun meski demikian, penurunan pendapatan yang lebih dalam membuat laba bruto ikut tergerus 41,47 persen menjadi Rp110,33 miliar, dari Rp188,44 miliar.
Tekanan berlanjut ke tingkat operasional. Laba usaha GMTD merosot 66,11 persen menjadi Rp39,14 miliar, dibandingkan Rp115,51 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, laba sebelum pajak atau EBITDA kian terpangkas 63,44 persen menjadi Rp37,09 miliar, dari Rp101,45 miliar.
Menengok sisi neraca, total liabilitas naik 6,53 persen menjadi Rp493,42 miliar per 30 September 2025, dibandingkan Rp463,19 miliar per 31 Desember 2024. Begitupun, total aset perseroan juga meningkat 4,65 persen menjadi Rp1,35 triliun, dari Rp1,29 triliun pada akhir 2024.
Beriringan dengan terbitnya laporan keuangan teraudit kuartal III/2025 ini, pada perdagangan Rabu (24/12) saham GMTD tercatat menguat 1,35 persen atau naik 40 poin ke level Rp3.010 per saham. (*)
Related News
Kendilo Gelontorkan Rp23,11 Miliar Tambah Saham IMC Pelita (PSSI)
Tembak Harga Bawah, Samuel Sekuritas Beli Saham BKSL Rp68,07M via Repo
KB Bank Dukung Surge Akselerasi Proyek Internet Rakyat 5G FWA
Cabut Gugatan, WIKA Urung Terjerat PKPU
Kurangi Muatan, Wilton Holding Lego 200 Juta Saham SQMI
Lebih Dini, Grup Bakrie (DEWA) Tuntaskan Buyback Rp950 Miliar





