Laba dan Pendapatan CFIN Kuartal III 2025 Kompak Jeblok
Salah satu kantor Clipan Finance Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Clipan Finance (CFIN) per 30 September 2025 mengemas laba Rp135,65 miliar. Melorot 15,56 persen dari episode sama tahun sebelumnya Rp160,66 miliar. Dengan hasil tersebut, laba per saham ikut merosot menjadi Rp34,05 dari sebelumnya Rp40,32.
Total pendapatan Rp1,22 triliun, turun tipis 10,29 persen dari posisi sama tahun lalu Rp1,36 triliun. Itu dari jual dan sewa bali Rp8,18 miliar, naik dari Rp4,63 miliar. Sewa pembiayaan Rp53,89 miliar, melejit dari Rp50,84 miliar. Pembiayaan konsumen Rp896,12 miliar, susut dari Rp987,84 miliar. Pendapatan lainnya Rp265,02 miliar, turun dari Rp308,2 miliar.
Jumlah beban Rp1,06 triliun, menciut 7,82 persen dari episode sama tahun lalu Rp1,15 triliun. Meliputi bunga dan beban pembiayaan lainnya Rp213,76 miliar, turun dari Rp235,59 miliar. Beban umum dan administrasi Rp136,23 miliar, susut dari Rp179,97 miliar. Tenaga kerja Rp237,47 miliar, menciut dari Rp290,66 miliar.
Imbalan pasca-kerja Rp10,4 miliar, susut dari Rp16,2 miliar. Penyusutan aset sewa operasi Rp3,48 miliar, bengkak dari Rp2,26 miliar. Kerugian penurunan nilai aset keuangan Rp403,91 miliar, bengkak dari Rp371,65 miliar. Kerugian penurunan nilai agunan yang diambil alih dan piutang lain-lain Rp52,26 miliar, susut dari Rp58,9 miliar.
Jumlah ekuitas terakumulasi senilai Rp5,7 triliun, mengalami pengerucutan dari akhir tahun sebelumnya Rp5,76 triliun. Total liabilitas Rp,04 triliun, mengalami penyusutan dari akhir 2024 senilai Rp4,35 triliun. Jumlah aset terkumpul Rp9,74 triliun, mengalami dilusi dari akhir tahun lalu Rp10,11 triliun. (*)
Related News
Emiten Nikel Grup Harita (NCKL) Ungkap Aksi Baru!
TOSK Serok Aset Rp67,2M Milik Dirut, Setara 41,8 Persen Ekuitas
Efisiensi & Lepas Lawson, Laba MIDI Terbang 62,43 Persen Jadi Rp772,5M
Ini 5 Masjid Ikonik Garapan WSKT, Siap Tampung 200.000 Jemaah Salat Id
BREN Catat Laba Bersih Meningkat 6,5 Persen di Sepanjang 2025
Akhiri 2025, Laba Grup Djarum (TOWR) Tembus Rp3,67 Triliun





