Laba dan Pendapatan Positif, Ini Kinerja MTDL 2024

Pengurus Metrodata tampak berbincang di sela-sela RUPS perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Metrodata Electronics (MTDL), sepanjang 2024 berhasil mencatat pendapatan Rp25 triliun. Meningkat 13,9 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya. Laba bersih melejit 13,7 persen menjadi Rp739,8 miliar dibanding perolehan laba bersih tahun sebelumnya.
“Ini merupakan rekor pencapaian pendapatan tertinggi sepanjang sejarah perseroan menjelang hari jadi ke-50 tahun. Kami percaya, capaian ini bukan suatu kebetulan, tetapi hasil kerja cerdas, keras, dan konsisten dari seluruh tim," tutur Susanto Jadja, Presiden Direktur Metrodata.
Sebagai perusahaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) terbesar Indonesia, Metrodata memiliki portofolio produk terlengkap, dan telah memiliki 29 kantor perwakilan tersebar 330 kota Indonesia. Dengan jangkauan pasar luas itu, bisnis distribusi menjadi kontributor tertinggi pendapatan dengan kontribusi Rp19,6 triliun, naik 18,8 persen YoY.
Peningkatan itu, terutama disumbang product telco (smartphone) tumbuh 79,3 persen YoY atau berkontribusi 21,7 persen terhadap total pendapatan distribusi. Sementara itu, unit bisnis solusi dan konsultasi mencatat pendapatan Rp6,2 triliun karena kondisi wait and see investasi TI jangka panjang tahun pemilu, namun dari sisi laba bersih menoreh kenaikan 15,5 persen yoy, didorong peningkatan pendapatan jasa TIK.
Segmen Cybersecurity, Data & AI sangat prospektif karena masih memiliki banyak ruang untuk bertumbuh. Sebagai solution integrator selalu menawarkan solusi beragam, dan paling update saat ini, Metrodata memiliki peluang besar meraup pasar segmen Cybersecurity, Data & AI sejalan pengalaman perseroan berpengalaman bidang big data sejak lebih dari 10 tahun lalu.
Itu juga diperkuat pembentukan usaha patungan dengan FPT – IS, perusahaan IT ternama Vietnam. Berdasar rencana, dengan memanfaatkan expertise FPT-IS melalui usaha patungan bidang layanan keamanan siber, solusi AI, dan pengembangan perangkat lunak bernama PT FPT Metrodata Indonesia (FMI), Metrodata akan menjadi pioneer bidang solusi berbasis AI Indonesia.
“Beberapa tahun ke depan, kami ingin menjadi pemain data, dan AI terbesar Indonesia. Kami optimistis hal tersebut dapat membantu mencapai target, dan sejalan cita-cita menjadi perusahaan TIK terbesar Indonesia,” tukas Susanto. (*)
Related News

Pendapatan Drop, DILD 2024 Tabulasi Laba Rp174,76 MiliarĀ

Melambung 295 Persen, WIFI 2024 Gulung Laba Rp231 Miliar

Laba dan Pendapatan Tumbuh, Ini Kinerja GOLF 2024

Surplus 32,64 Persen, SSIA 2024 Raup Laba Rp234,22 Miliar

Melesat 62,5 Persen, BCAP 2024 Catat Laba Rp126 Miliar

Waspada Penipuan Lebaran! BRI Bagikan Tips Cegah Kejahatan Siber