Laba Drop 60 Persen, IATA Juni 2024 Defisit USD2,69 Juta

Alat berat tengah beraksi di areal tambang besutan MNC Energy. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - MNC Energy (IATA) per 30 Juni 2024 mencatat laba bersih USD8,82 juta. Anjlok 60 persen dari episode sama tahun lalu sejumlah USD22,25 juta. So, laba per saham dasar menukik menjadi USD0,00035 dari sebelumnya USD0,00088.
Pendapatan usaha USD59,26 juta, ambles 41 persen dari edisi sama tahun lalu USD100,53 juta. Beban langsung USD29,64 juta, susut dari sebelumnya USD41,06 juta. Laba kotor terkumpul USD29,62 juta, melorot dari periode sama tahun sebelumnya sejumlah USD59,47 juta.
Beban penjualan USD11,33 juta, susut dari USD27,71 juta. Beban usaha USD3,72 juta, turun dari USD4,22 juta. Pendapatan bunga USD20,94 ribu, turun dari USD28,09 ribu. Beban keuangan USD3,37 juta, bengkak dari USD606,92 ribu. Beban lain-lain USD4,58 juta, bengkak dari surplus USD2,58 juta.
Keuntungan selisih kurs USD3,81 juta, melangit 460 persen dari USD68,82 ribu. Laba sebelum beban pajak USD10,44 juta, mengalami penyusutan dari USD29,61 juta. Beban pajak penghasilan USD1,61 juta, berkurang signifikan dari USD7,34 juta. Laba bersih periode berjalan USD8,82 juta, anjlok dari USD22,26 juta.
Total ekuitas tercatat USD106,95 juta, menanjak dari akhir 2023 senilai USD103,14 juta. Defisit USD2,69 juta, berkurang dari USD11,51 juta. Jumlah liabilitas USD141,47 juta, susut dari USD142,30 juta. Total liabilitas USD248,43 juta, menanjak dari akhir tahun lalu USD245,44 juta. (*)
Related News

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG