Laba Drop 89,85 Persen, BCIC 2024 Defisit Rp12,31 Triliun

Pengurus JTrust Bank layanan terbaru besutan perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Bank JTrust (BCIC) sepanjang 2024 mengemas laba Rp2,83 miliar. Melorot 89,85 persen dari episode sama tahun sebelumnya dengan tabulasi senilai Rp27,9 miliar. Dengan hasil itu, laba per saham dasar dan dilusian menjadi Rp0,16 dari sebelumnya Rp1,54.
Pendapatan bunga bersih Rp802,13 miliar, turun tipis dari Rp805,06 miliar. Itu terdiri dari pendapatan bunga Rp3,02 triliun, melejit 19,84 persen dari edisi sama 2023 senilai Rp2,52 triliun. Beban bunga Rp2,22 triliun, bengkak 29 persen dari fase sama akhir tahun sebelumnya Rp1,72 triliun.
Total pendapatan operasional lainnya Rp414,57 miliar, melesat 62 persen dari Rp255,8 miliar. Itu dari penerimaan dukungan operasional Rp300 miliar, naik dari Rp210 miliar. Provisi, administrasi, dan penalti pinjaman yang diberikan Rp61,8 miliar, naik dari Rp18,86 miliar. Keuntungan kurs Rp31,9 miliar, melejit dari Rp4,4 miliar.
Keuntungan atas penjualan efek-efek Rp7,03 miliar, susut dari Rp10,62 miliar. Provisi lain-lain Rp3,61 miliar, melonjak dari Rp2,96 miliar. Lain-lain Rp10,22 miliar, melesat dari Rp8,93 miliar. Total beban operasional lainnya Rp1,11 triliun, bengkak 7,76 persen dari Rp1,03 triliun.
Itu meliputi beban umum dan administrasi Rp701,77 miliar, bengkak dari Rp669,86 miliar. Beban gaji dan tunjangan Rp360,03 miliar, mengalami lonjakan dari Rp333,83 miliar. Penyisihan kerugian penurunan nilai Rp49,39 miliar, bengkak dari edisi sebelumnya Rp26,89 miliar. Lain-lain Rp7,1 miliar, bengkak dari Rp5,38 miliar.
Laba operasional Rp98,39 miliar, melonjak signifikan dari akhir 2023 sebesar Rp24,87 miliar. Pendapatan non-operasional Rp12,09 miliar, susut dari Rp15,16 miliar. Beban non-operasional Rp4 miliar, berkurang dari Rp18,22 miliar. Pendapatan non-operasional Rp8,08 miliar, melonjak dari minus Rp3,06 miliar.
Ekuitas bersih tercatat Rp3,79 triliun, melonjak dari akhir 2023 senilai Rp3,75 triliun. Defisit Rp12,31 triliun, susut dari Rp12,32 triliun. Jumlah liabilitas Rp36,46 triliun, bengkak dari akhir tahun sebelumnya Rp35,47 triliun. Jumlah aset Rp40,25 triliun, melonjak dari akhir 2023 sebesar Rp39,23 triliun. (*)
Related News

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG