Laba Gudang Garam (GGRM) Ambles 71,8 Persen, Sisanya Segini

Pekerja di Pabrik rokok milik PT Gudang Garam.
EmitenNews.com - PT Gudang Garam Tbk (GGRM) melaporkan penurunan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 71,8%, menjadi Rp 925,51 miliar hingga 30 Juni 2024, dibandingkan dengan Rp 3,28 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Penurunan laba ini disebabkan oleh turunnya pendapatan perusahaan yang mencapai Rp 50,02 triliun, dari Rp 55,85 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Dalam laporan keuangan yang dirilis pada hari Rabu, disebutkan bahwa beban pokok pendapatan turun menjadi Rp 44,95 triliun dari Rp 47,92 triliun, dan laba bruto turun menjadi Rp 5,07 triliun dari Rp 7,93 triliun. Laba usaha juga mengalami penurunan signifikan, menjadi Rp 1,61 triliun dari Rp 4,53 triliun. Laba sebelum pajak penghasilan turun menjadi Rp 1,25 triliun dari Rp 4,21 triliun.
Laba per saham dasar juga mencatat penurunan, menjadi Rp 481 dari Rp 1.709 pada periode yang sama tahun sebelumnya. Total liabilitas Gudang Garam mencapai Rp 25,96 triliun hingga 30 Juni 2024, turun dari Rp 31,58 triliun hingga 31 Desember 2023. Sementara itu, total aset perusahaan turun menjadi Rp 87,84 triliun dari Rp 92,45 triliun pada periode yang sama.
Penurunan laba dan pendapatan ini mencerminkan tantangan signifikan yang dihadapi oleh Gudang Garam dalam menjaga kinerja keuangannya di tengah kondisi pasar yang menantang.
Related News

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar