Laba Meroket 134 Persen, Kuartal I-2025 POLU Defisit Rp55,56 Miliar
Pengurus Golden Flower kala mengikuti seremoni pencatatan perdana saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Golden Flower (POLU) per 31 Maret 2025 mencatat laba bersih Rp9,19 miliar. Melejit 134,43 persen dari episode sama tahun sebelumnya Rp3,92 miliar. Alhasil, laba per saham dasar menjadi Rp12,27 dari edisi sebelumnya Rp5,23.
Pendapatan terkumpul Rp45,64 miliar, mengalami lonjakan sekitar 14,41 persen dari posisi sama tahun lalu Rp39,89 miliar. Beban pokok pendapatan Rp31,46 miliar, menyusut dari fase sama tahun sebelumnya Rp32,82 miliar. Laba kotor tercatat Rp14,18 miliar, melesat 101 persen dari Rp7,06 miliar.
Beban penjualan Rp955,84 juta, bengkak dari posisi sama tahun lalu Rp661,31 juta. Beban umum & administrasi Rp3,88 miliar, bengkak dari periode sama tahun lalu Rp3,42 miliar. Laba usaha Rp9,33 miliar, melonjak 213 persen dari episode sama tahun sebelumnya Rp2,98 miliar.
Beban keuangan Rp1,65 miliar, bengkak dari Rp576,89 juta. Pendapatan keuangan Rp327,05 juta, mengalami koreksi dari Rp497,38 juta. Pendapatan lain-lain Rp1,19 miliar, melesat dari Rp1,02 miliar. Beban lain-lain Rp138,61 juta, bengkak dari posisi sama tahun lalu surplus Rp941,64 juta.
Jumlah ekuitas terkumpul Rp134,71 miliar, menanjak dari akhir 2024 senilai Rp125,51 miliar. Defisit Rp55,58 miliar, menyusut dari akhir tahun lalu Rp64,78 miliar. Total liabilitas Rp57,16 miliar, menciut dari akhir tahun sebelumnya Rp79,16 miliar. Jumlah aset Rp191,88 miliar, berkurang dari Rp204,68 miliar. (*)
Related News
Sudahi 2025, Laba BLUE Terpangkas 11,48 Persen
Lanjut! Samuel Sekuritas Timbun Saham FILM Rp1,24 Triliun
Duo Bank Ini Suntik NICE Rp200 Miliar, Simak Detailnya
Agresif! Pengendali Kembali Gulung Saham INET Rp57,55 Miliar
Emiten Galangan Kapal (LEAD) Perpanjang Jatuh Tempo Kredit USD16 Juta
Asia Intrainvesta Lepas 125 Juta Saham NAYZ, Raup Rp2,94 Miliar





