Laba PTBA Terbang 217,61 Persen, Saham Berayun Kencang
:
0
Petugas tengah memeriksa kereta api angkutan batu bara besutan Bukit Asam. FOTO - Dok PTBA
EmitenNews.com - Bukit Asam (PTBA) medio 2026 mengemas laba bersih Rp2,65 triliu. Meroket 217,61 persen dari episode sama tahun lalu senilai Rp833,04 miliar. Menyusul hasil positif itu, laba per saham dasar melambung menjadi Rp230 dari sebelumnya Rp72.
Pendapatan Rp22,03 triliun, melejit 7,72 persen dari posisi sama tahun lalu sejumlah Rp20,45 triliun. Beban pokok pendapatan Rp17,78 triliun, menciut dari episode sama tahun sebelumnya Rp18,2 triliun. Laba kotor terkumpul Rp4,25 triliun, melonjak 89,73 persen dari periode sama tahun lalu Rp2,25 triliun.
Beban umum dan administrasi Rp1,16 triliun, bengkak dari Rp1,01 triliun. Beban penjualan dan pemasaran Rp417,75 miliar, bengkak dari Rp385,97 miliar. Penghasilan lainnya Rp161,39 miliar, melonjak signifikan dari Rp67,61 miliar. Laba usaha Rp2,82 triliun, meroket dari Rp914,63 miliar.
Penghasilan keuangan Rp108,57 miliar, melejit dari Rp102,49 miliar. Biaya keuangan Rp98,99 miliar, susut dari Rp131,5 miliar. Bagian atas laba bersih entitas asosiasi dan ventura bersama Rp438,3 miliar, melambung dari Rp209,85 miliar. Laba periode berjalan Rp2,64 triliun, melesat dari Rp839,9 miliar.
Jumlah ekuitas Rp25,33 triliun, mengalami peningkatan secara signifikan dari akhir tahun lalu Rp22,61 triliun. Total liabilitas tercatat Rp22,76 triliun, bengkak dari posisi akhir tahun sebelumnya Rp21,3 triliun. Jumlah aset Rp48,1 triliun, makin gemuk dari akhir 2025 senilai Rp43,91 triliun.
Sepanjang perdagangan Senin, 31 Agustus 2026, saham PTBA sangat atraktif. Itu setelah menguat 1,19 persen setara 30 poin menjadi Rp2.560 per lembar. Sejak awal tahun ini, saham PTBA telah melejit 10,34 persen alias 240 poin dari edisi 2 Januari 2026 di kisaran Rp2.320.
Saham PTBA dibuka di level Rp2.550 dengan sempat mampir level terendah Rp2.540, dan tertinggi di posisi Rp2.590. PTBA dipersenjatai dengan nilai kapitalisasi pasar Rp29,49 triliun, dan diperkuat oleh price earning rasio 8,83 kali. (*)
Related News
IHSG Tutup Pekan di 5.439, Asing Net Sell Rp1,29T dari Saham-Saham Ini
Siap Right Issue, Emiten Haji Isam (PACK) Ini Gelar RUPSLB 30 November
5 Saham Masuk Cum Dividen Pekan Ini, Yield Tertinggi di Grup Sinar Mas
3x Borong Saham Sepanjang Oktober, Pengendali HRTA Rogoh Kocek Rp8,31M
Dunross And Co Borong Saham SPTO, Kini Jadi Pemegang Saham 5 Persen
Dunross Tambah Porsi Saham SPTO, Kepercayaan Investor Asing Meningkat





