Laba Tahun Berjalan Masih Negatif, Bank Jago (ARTO) Pede Putus Rantai 6 Tahun Rugi
:
0
EmitenNews.com - Fokus melayani segmen ritel dan mass market dengan menggunakan teknologi, PT Bank Jago Tbk (Jago) membukukan kinerja positif. Setelah enam tahun terakhir mencatatkan kerugian, pada kuartal ini Jago berhasil meraih laba bersih.
Pencapaian di kuartal III-2021 ini ditopang oleh pertumbuhan kredit yang solid, rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) di level sangat rendah dan efisiensi biaya dana berkat peningkatan dana murah (current account saving account/CASA).
Penyaluran kredit hingga akhir September 2021 mencapai Rp3,73 triliun, melonjak 502% dari periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy). Pertumbuhan kredit terutama terjadi di kuartal III dengan kenaikan sebesar Rp1,56 triliun dari posisi kuartal sebelumnya (Q to Q).
"Prosentase kenaikannya terlihat tinggi karena kami berangkat dari baseline yang rendah. Tapi kami melihat kemajuan bisnis yang konsisten dari waktu ke waktu. Kami akan menjaga momentum ini dengan terus memperluas kolaborasi dan integrasi dengan ekosistem digital," kata Kharim Siregar, Direktur Utama Bank Jago.
Saat ini aplikasi Jago telah terintegrasi dengan aplikasi reksadana online Bibit.Id dan super app Gojek.
Related News
Tutupi Utang, MDKA Tawarkan Obligasi Jumbo
Pengendali ADMF Lego 55,93 Juta Lembar, Simak Tujuannya
Agustus 2026, Bank Mandiri Gulirkan KUR Rp29,53 Triliun
Jumlah Mobil Baru Melonjak, ASLC Integrasikan Ekosistem Mobkas
3 Konglo Masuk Wantimpres, Saham Jusuf Hamka (CMNP) Paling Ngegas 5%
Grup Sinarmas Perkuat Ekosistem AI, dan Infrastruktur Digital





