EmitenNews.com -Lagi-lagi emiten pembiayaan PT Buana Finance Tbk (BBLD) kembali menumpuk utang dari perbankan yang disepakati pada 12 Januari 2024.
Kali ini, BBLD menerima pinjaman atau fasilitas kredit dari PT bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) dengan limit hingga Rp100 miliar.
Adapun pemberian fasilitas kredit ini memiliki angsuran berjangka dengan tenor 48 bulan.
Ahmad Khaetami Corporate Secretary BBLD menyatakan fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan untuk keperluan modal kerja BBLD berupa pemberian kredit consumer finance dan financial lease serta dijamin dengan piutang perseroan.
Sebelumnya, PT Buana Finance Tbk (BBLD) juga telah menambah tumpukan utang sebesar Rp80 miliar dari PT Bank DKI.
Sekedar informasi, bukan kali ini saja Buana Finance meraih pinjaman dari perbankan. Sebelumnya, perseroan mengantongi pinjaman dari PT Bank Victoria International Tbk (BVIC) senilai Rp150 miliar pada awal Desember ini. Maksimal tenor 48 bulan.
Kemudian pada Oktober 2023, perseroan juga meneken perjanjian fasilitas kredit dengan PT Bank Index Selindo, sehubungan dengan pemberian fasilitas term loan kepada perseroan sebesar Rp100 miliar. Tenor selama 48 bulan alias 4 tahun.
Related News
KrediOne Dorong Literasi Keuangan Lewat “Pindar Mengajar” di UNRI
ITMG Tancap Gas Eksplorasi, Gelontorkan Rp6,7 Miliar di Awal 2026
Dividen Jumbo BBRI Rp52,1T Setara 92 Persen Laba, Yield 6,1 Persen
RMKO Umumkan Rights Issue dan Rombak Manajemen
Dividen Final 2025 CMRY Rp100 per Saham, Recording Date 21 April
NIKL Bagikan Dividen USD292 Ribu, Setara 30 Persen Laba Minimalis





