EmitenNews.com - PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) tancap gas kegiatan eksplorasi tambang di awal 2026. Sepanjang Januari–Maret 2026, ITMG menggelontorkan total Rp6,67 miliar untuk aktivitas pengeboran di sejumlah blok strategis.

Manajemen IMTG, dalam keterbukaan informasi, Jumat (10/4/2026) membeberkan, di anak usaha PT Trubaindo Coal Mining, dilakukan pengeboran pra-produksi di Blok Selatan (SB2) dilakukan lewat 34 lubang bor, lengkap dengan open hole dan coring.

Aktivitas ini juga disertai pengambilan puluhan sampel batubara untuk memastikan kualitas batubara yang sesuai sebelum masuk tahap produksi lebih dalam.

Sementara itu, PT Indominco Mandiri fokus di Blok Timur, khususnya area Pit 19AS. Total 23 lubang bor digarap dengan kombinasi metode pengeboran.

Yang paling agresif adalah PT Bharinto Ekatama. Selain pengeboran pra-produksi di Blok Lempanang, mereka juga lanjut eksplorasi di Blok Tenaik dengan total ratusan lubang bor.

Manajemen ITMG menyatakan, seluruh aktivitas pengeboran ini digarap bersama kontraktor PT Cosyndo Teknik.