Lakoni PKPU Tetap 90 Hari, Dua Putra (DPUM) Klaim Operasional Normal
:
0
EmitenNews.com - PT Dua Putra Utama Makmur (DPUM) bisa bernapas lega. Pasalnya, perusahaan mendapat perpanjangan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) sementara menjadi tetap 90 hari. Itu terhitung sejak 7 Maret 2022 hingga 6 Juni 2022.
Perpanjang PKPU sementara menjadi PKPU tetap tersebut tidak berdampak negatif terhadap perseroan. Tidak berdampak signifikan terhadap kegiatan operasional perseroan, dan secara hukum tidak berpengaruh.
Selanjutnya, tidak berdampak signifikan terhadap kelangsungan usaha. Perseroan memastikan perpanjang masa PKPU tersebut tidak berdampak operasional. Seluruh aspek operasional tetap berlangsung dengan normal sesuai ketentuan perundang-undangan soal PKPU.
Sekadar informasi, Dua Putra tengah melakoni masa-masa sulit. Ledakan Covid-19, membuat perseroan mengalami ketergantungan pada satu negara tujuan ekspor. Oleh karena itu, perseroan melakukan penetrasi ke sejumlah negara tujuan ekspor lain.
Pada kuartal pertama tahun ini, Dua Putra Utama akan melakukan penjualan ekspor ke Taiwan, dan Amerika Serikat (AS). Menambah volume dan menjaga kualitas untuk existing customer. Bekerja sama dengan perusahaan perikanan lain untuk melakukan makloon, dan penghematan biaya operasional. Melakukan tahap perbaikan pengembangan produk dengan prospek buyer atau customer.
Lalu, kuartal II-2022, Dua Putra Utama akan melakukan penjualan ekspor ke Kanada. Melakukan inovasi Produk baru untuk negara tujuan. Pada kuartal III-2022, akan melakukan ekspor ke Australia. Melakukan penjualan ke market domestik dengan fokus Jabodetabek, Jawa Tengah, dan Jawa Timur (Jatim).
Selanjutnya, pada kuartal empate 2022, Dua Putra Utama menciptakan inovasi produk untuk dipasarkan di dalam dan luar negeri. Berikutnya, pada kuartal pertama 2023, mengekspor produk ke negara-negara Asia Timur, dan Rusia. Meningkatkan volume ke existing customer.
Kemudian, kuartal II-2023 memasuki pasar end buyer baik lokal dan ekspor. Melengkapi sertifikasi-sertifikasi yang mendukung. Pada kuartal III-2023 membuka pasar ke Korea, dan Arab Saudi. Melengkapi izin, dan sertifikasi. Dan, kuartal empat 2023 mencari mitra strategis untuk mengembangkan perusahaan baik sisi market maupun finansial.
Dalam kondisi memprihatinkan itu, untungnya pemegang saham pengendali melakukan sejumlah usaha untuk mempertahankan perseroan. Pengendali mendukung penuh segala upaya yang dilakukan tim manajemen. Selanjutnya, pemegang saham akan melihat kondisi pasar, dan recovery perusahaan. ”Pengendali akan menelaah sejumlah rencana untuk melakukan corporate action,” tutur Simon Arosokhi, Corporate Secretary Dua Putra Utama Makmur, Senin (31/1).
Saat ini, operasi Dua Putra Utama berjalan normal. Perusahaan memiliki core bisnis untuk meningkatkan pendapatan antara lain melakukan ekspor sejumlah komoditi shrimp, chepalopoda, dan ikan ke negara Jepang, China. Memperkuat penjualan lokal dengan fokus Jabodetabek, Jawa Tengah, dan Jatim.
Related News
Oki Ramadhana Diboyong Jadi CEO INA, Gak Jadi Nyalon Dirut BEI?
CITA Bagi Dividen Jumbo, Dukung Hilirisasi Nasional
Emiten Prajogo (TPIA) Bagi Dividen USD50 Juta dari Laba 2025 USD1,09M
Ini Performa Saham Terdepak MSCI, Hari Ini Kompak Turun!
Bos Baru BEI Diumumkan 22 Juni Mendatang!
SUPR Makin Dekat dengan Rencana Delisting, Kapan Mulai?





