Lautan Luas (LTLS) Rilis Teknologi Baru Pemurnian Air, Ini Tujuannya
Logo usaha LTLS
EmitenNews.com - PT Lautan Luas Tbk (Lautan Luas), Perusahaan manufaktur, distribusi bahan kimia, dan logistik terkemuka di Indonesia dengan kode saham LTLS, terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan solusi inovatif untuk keberlanjutan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Lautan Luas melalui anak perusahaannya, PT Lautan Air Indonesia (LAI) dan PT Lautan Solusi Airindo (LSA), berperan aktif dalam menyediakan teknologi pemurnian air bersih yang berkualitas dan ramah lingkungan. Salah satunya ialah melalui teknologi yang terdapat dalam Pureve.
Pureve, salah satu merek dari PT Lautan Solusi Airindo, menghadirkan inovasi dalam pemurnian air minum untuk rumah tangga, tempat kerja, dan industri. Dengan teknologi Reverse Osmosis (RO) dan sterilisasi UV, Pureve mampu menghasilkan air yang lebih murni, bebas kontaminan, dan aman untuk dikonsumsi. Teknologi ini mendukung distribusi air siap minum secara higienis dan efisien.
Aline Setiawan, Direktur PT Lautan Solusi Airindo, mengungkapkan, “Kesadaran akan pentingnya air bersih yang berkualitas tinggi terus meningkat di masyarakat. Dengan solusi yang kami tawarkan melalui produk Pureve, kami ingin memberikan akses yang lebih luas terhadap air berkualitas, baik untuk hidrasi tubuh maupun kesehatan kulit, sekaligus berkontribusi dalam pengurangan limbah plastik.”
Soewandhi Soekamto, Direktur PT Lautan Luas Tbk, menambahkan, “Inovasi dan keberlanjutan adalah dua pilar utama dalam setiap langkah kami. Pureve menjadi salah satu produk yang mencerminkan komitmen kami untuk tidak hanya menyediakan solusi industri yang efisien, tetapi juga berperan dalam menjaga lingkungan. Hal ini sejalan dengan visi kami, A Better World Through What We Do, di mana kami berupaya menciptakan dunia yang lebih baik bagi masyarakat dan generasi mendatang melalui setiap inovasi yang kami hadirkan.”
Lautan Luas melalui LSA juga terlibat aktif dalam penyediaan fasilitas publik, termasuk sarana air bersih dan sistem pengelolaan limbah yang lebih efisien. LSA juga telah memasang lebih dari 30 drinking water stations di berbagai fasilitas umum dan berbagai acara yang berlokasi di Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Upaya ini yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Related News
MYOH Ketok Palu, Pinjaman Tahap II Rp25 Miliar Masuk Kas TRJA
Danatama Kapital Jual 5,12 Persen Saham BULL ke Kingswood Union
Prospek Positif, Direktur Utama Borong 19,7 Juta Saham NEST
Saham Meroket 959 Persen, Begini Penjelasan Tirta Mahakam (TIRT)
Grup Sinarmas (DSSA) Stock Split Rasio 1:25
Lego 443,76 Juta Lembar, Pengendali BULL Raup Rp207,68 Miliar





