EmitenNews.com - Nathaniel Sebastian dan Kamtono Kosasih sebagai pemegang saham bukan pengendali PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk. (ISSP) secara serempak telah melakukan penjualan sahamnya dengan total dana yang dikantongi sebesar Rp170 miliar pada tanggal 3 November 2021.

 

Johanes W Edward Sekretaris Perusahaan ISSP menyampaikan Nathaniel Sebastian  telah menjual saham ISSP sebanyak 409.721.522 lembar saham di harga Rp320 per saham setara dengan 5,7%. Dengan demikian Nathaniel Sebastian mendapatkan dana sebesar Rp131,1 miliar.

 

Sedangkan Kamtono Kosasih  telah menjual saham ISSP sebanyak 123.460.500 saham setara 1,72% pada harga yang sama yaitu Rp320 per saham. Kamtono Kosasih mengantogi dana segar Rp 39,5 miliar.

                                                                                                     

"Tujuan penjualan adalah untuk Trading dengan kepemilikan saham langsung," Jelas Edward.

 

Pasca penjualan, maka kepemilikan saham Nathaniel Sebastian di PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk berkurang menjadi 273.000.000 lembar saham setara dengan 3,8% dibandingkan sebelumnya sebanyak 682.721.522 lembar saham setara dengan 9,5%.

 

Sedangkan Kamtono Kosasih kepemilikan saham di ISSP berkurang menjadi  352,767,325 saham atau 4.91% dibandingkan sebelumnya  476,407,825 lembar atau setara 6.63%.


PT Steel Pipe Industry Of Indonesia Tbk (ISSP) hingga kuartal III-2021 membukukan laba bersih sebesar Rp445,54 miliar melonjak 801,21 persen  dibandingkan periode sama tahun 2020 yang hanya sebesar Rp49,438 miliar. Sehingga laba per saham dasar menjadi Rp63,06, sedangkn akhir September 2020 hanya sebesar Rp7.


Dalam laporan keuangan kuartal III 2021 yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia(BEI), Kamis(4/11/2021) dijelaskan melonjaknya laba tersebut didorang oleh penjualan dan pendapatan naik 40,42 persen menjadi Rp3,814 triliun. Yakni dari penjualan ke pasar dalam negeri untuk pipa air menjadi Rp621,49 miliar, pipa spiral Rp591,96 miliar, pipa mekanis Rp549,59 miliar, pipa hitam Rp506,27 miliar, pipa perabot Rp499,97 miliar, strip dan plat Rp442,58 miliar, tiang Rp140,31 miliar, pipa stainless Rp96,197 dan penjualan ke pasar luar negeri Rp344,35 miliar.