Lelang 8 Seri SUN Pekan Depan, Pemerintah Pasang Target Rp22 Triliun
Pemerintah Kamis 30 Mei 2024 pekan depan akan kembali menggelar lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang Rupiah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2024
EmitenNews.com - Pemerintah Kamis 30 Mei 2024 pekan depan akan kembali menggelar lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang Rupiah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2024. Dari 8 seri SUN yang ditawarkan, pemerintah mematok target indikatif dana yang masuk sebesar Rp22 triliun dan target maksmial Rp33 triliun.
Kedelapan seri SUN tersebut masing-masing seri SPN03240828 (new issuance), SPN12250529 (new issuance), FR0101 (Reopening), FRSDG001 (Reopening), FR0100 (Reopening), FR0098 (Reopening), FR0097 (Reopening), dan seri FR0102 (Reopening).
Lelang akan digelar 28 Mei 2024 mulai pukul 09.00 hingga pukul 11.00. Sedang tanggal setelmen Kamis 30 Mei 2024.
Dua seri SUN yang baru dirilis, yakni SPN03240828 dan SPN12250529 menawarkan tingkat kupon diskonto dengan alokasi pembelian nonkompetitif maksimal 50% dari yang dimenangkan. SUN seri SPN03240828 memiliki tanggal jatuh tempo 18 Agustus 2024, sedangkan seri SPN12250529 jatuh tempo 29 Mei 2025.
Pada lelang ini kembali ditawarkan Seri FRSDG001 yang merupakan seri Sustainable Development Goals (SDGs) Bond pertama yang ditawarkan melalui lelang di pasar perdana domestik. Penerbitan seri SDGs Bond melalui lelang ini melengkapi program penerbitan Sustainable Development Goals (SDGs) Bond yang sudah dilakukan di pasar global tahun 2021.
Penjualan SUN akan dilaksanakan menggunakan sistem pelelangan Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price). Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif (competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield yang diajukan.
Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif (non-competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield rata-rata tertimbang (weighted average yield) dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang. Pemerintah memiliki hak untuk menjual ketujuh seri SUN tersebut lebih besar atau lebih kecil dari jumlah indikatif yang ditentukan. SUN yang akan dilelang mempunyai nominal per unit sebesar Rp1 juta.(*)
Related News
Bos BEI Sebut Ada Dua IPO Lighthouse di Awal 2026, Siapa Saja?
Beda Nasib Dua Saham Penghuni Terlama Papan Pemantauan Khusus
Melihat Lagi Gerak DCII dan DSSA, Saham dengan Harga Tertinggi per Lot
Ungguli Bursa Malaysia, IHSG Terbaik Ketiga ASEANĀ
POPSI Khawatir Kenaikan Pungutan Ekspor Lemahkan Daya Saing Sawit RI
TKDN Industri Hulu Migas Hingga 2025 Setara Rp388 Triliun





