Lepas 21,87 Persen, Perusahaan Makanan Ringan Ini Tawarkan IPO Rp335-360 per Saham

EmitenNews.com - PT Jaya Swarasa Agung Tbk akan mencatatkan sahamnya melalui initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak-banyaknya 240.300.000 saham baru dengan nilai nominal Rp50 atau sebanyak 21,87% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan setelah Penawaran Umum
Dalam prospetus e-ipo yang dipublikasikan Selasa (2/11) disebutkan, perusahaan yang berkegiatan usaha industri makanan ringan tersebut memakai kode perdagangan TAYS dan mulai melakukan penawaran awal (Book Building) pada hari ini 2 Nopember- 08 Nopember 2021.
Adapun harga yang ditawarkan dalam penawaran awal sebesar Rp335 - 360 per saham. Dalam hajatan ini TAYS diperkirakan meraup dana sebanyak - banyaknya sebesar Rp86,508 miliar.
PT NH Korindo Sekuritas Indonesia (NX) selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek dan selaku Penjamin Emisi Efek.
Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Perdana akan digunakan untuk belanja modal Perseroan dan untuk pembelian dan instalasi mesin- mesin produksi Perseroan dari pihak ketiga, kemudian Sisanya sekitar 9,81% akan digunakan untuk keperluan modal kerja.
Perseroan merupakan Perusahaan yang berkegiatan usaha industri makanan ringan. Produk Biskuit dan produk roti kering lainnya industri produk makanan ringan (cookies, cracker, kue kering) baik yang manis, asin ataupun gurih.
Menjalankan kegiatan usaha dibidang Industri Makanan dari Cokelat, mencakup usaha pembuatan segala macam makanan yang bahan utamanya dari cokelat seperti cokelat dan gula-gula dari cokelat dan pembuatan segala macam caramel, cachous, nougat, fondant dan cokelat putih.
Menjalankan kegiatan usaha dibidang Perdagangan Besar Makanan ringan mencakup usaha perdagangan besar makanan ringan lainnya, seperti biskuit, Confectionary, Wafer Stick, dan Extruded Snack.
Adapun jadwal pelaksanaan sebagai berikut
Masa Penawaran awal : 2 November 2021 – 8 November 2021
Efektif : 17 November 2021
Masa Penawaran Umum Perdana Saham : 19 November 2021 – 23 November 2021
Related News

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar

Pendapatan Drop, DILD 2024 Tabulasi Laba Rp174,76 MiliarĀ

Melambung 295 Persen, WIFI 2024 Gulung Laba Rp231 Miliar

Laba dan Pendapatan Tumbuh, Ini Kinerja GOLF 2024