Lewat BRIGesit, BRI Pastikan Layanan Tetap Optimal Selama Libur Lebaran
:
0
EmitenNews.com – Datangnya libur lebaran diproyeksikan akan diikuti dengan meningkatnya aktivitas perekonomian dan transaksi masyarakat. Melonjaknya kebutuhan transaksi oleh masyarakat tersebut perlu diantisipasi melalui optimalisasi channel-channel yang digunakan masyarakat untuk bertransaksi perbankan.
Untuk memberikan layanan terbaiknya kepada masyarakat selama periode libur lebaran tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali melaksanakan BRI Gerakan Siaga Terpadu (BRIGesit) Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2023 untuk memastikan layanan dapat berjalan lancar melayani kebutuhan masyarakat.
Direktur Jaringan dan Layanan BRI, Andrijanto, mengatakan bahwa BRIGesit RAFI merupakan operasi kesiapan seluruh layanan BRI, termasuk salah satunya adalah kesiapan perangkat e-Channel ATM, CRM dan EDC pada saat Ramadan dan Lebaran 1444 H. “Bulan Ramadan dan Idul Fitri merupakan momentum yang selalu diiringi dengan peningkatan transaksi di tengah masyarakat diseluruh wilayah Indonesia, terutama yang menjadi tujuan atau jalur mudik”, jelasnya.
Dalam program ini, terdapat lima aspek layanan utama yang disiapkan mulai dari ketersediaan kas, kesiapan Kantor Layanan Terbatas, e-Channel support, Digital Channel, IT & Network System, dan Campaign Program. Jumlah aspek ini menunjukkan terjadinya perluasan ruang lingkup program BRIGesit ketimbang tahun lalu yang hanya mencangkup layanan e-Channel.
Pertama, BRI akan menjaga kecukupan kas dengan pertimbangan histori kebutuhan pada periode RAFI sebelumnya dan peningkatan transaksi masyarakat. Berkaitan dengan itu juga, BRI memberikan fasilitas penukaran uang yang tersebar di ratusan cabang, masjid, E-Buzz dan Teras Kapal Bahtera Seva I khusus warga Kepulauan Seribu.
Related News
Pemerintah Bahas Rp3,8T Untuk 74 Juta Warga Belum Punya Rekening
Bidik 6 IPO 2027, Indo Premier (IPOT) Siapkan Perusahaan Skala Besar
Tekanan Dolar AS Seret Harga Emas Antam Turun Rp25.000
Yield Obligasi AS Tembus Rekor 19 Tahun, Berpotensi Sedot Modal RI
Dolar dan Yield AS Naik, Tekan Harga Emas di Bawah USD4.300
Sinyal Bunga Fed dan Minyak Kerek Imbal Hasil AS ke 5,11%





