Liabilitas Turun, BDKR Optimis Capai Target Kontrak Rp500 M di 2025
:
0
Potret tangkapan layar Tan Franciscus, Direktur BDKR pada PE LIVE 2025 Selasa (9/9).
EmitenNews.com - PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk. (BDKR) telah menorehkan catatan kontrak baru senilai Rp336 miliar hingga Senin (1/9/2025).
Lebih dari 60% kontrak tersebut berasal dari sektor swasta, yang dinilai menjadi sinyal diversifikasi portofolio dan penguatan basis bisnis di luar proyek pemerintah.
Hingga kuartal II/2025, perseroan membukukan pendapatan sekitar Rp199 miliar, atau baru 39,8% dari target Rp500 miliar yang dicanangkan tahun ini. Manajemen berharap momentum di kuartal III dan IV bisa menopang percepatan pencairan kontrak, mengingat periode tersebut menjadi musimnya puncak aktivitas proyek.
Dalam sesi Public Expose Live 2025 pada Selasa (9/9), Direktur Operasi BDKR, Tan Franciscus, menegaskan bahwa kondisi keuangan perseroan tetap terjaga.
“Sebenarnya liabilitas perseroan menurun cukup signifikan, dari Rp572 miliar di akhir 2024 menjadi Rp504 miliar pada kuartal I-2025, dan kembali turun ke Rp435 miliar di kuartal II-2025. Penurunan ini karena pembayaran utang ke kreditor dan supplier, serta tidak ada penarikan pinjaman baru dari bank. Jadi posisi perseroan sehat,” jelasnya.
Meski begitu, capaian kontrak baru per September masih berada di bawah kisaran target pencairan Rp300–600 miliar yang dicanangkan hingga akhir tahun.
“Kami tetap menargetkan pencairan di kisaran Rp300–600 miliar. Biasanya, proyek besar memang terealisasi pada paruh kedua, terutama kuartal III–IV,” tambah Tan.
Sejak melantai di Bursa Efek Indonesia pada Maret 2023 dengan kode saham BDKR, perseroan mengandalkan portofolio di bisnis pondasi, ground improvement, konstruksi dermaga, hingga penyewaan crane. Di tengah industri konstruksi yang masih tertekan, tantangan BDKR adalah menjaga arus kas dan daya saing sembari memperluas pangsa di proyek swasta.
Related News
Perkuat Modal, BINA Rancang Private Placement 80 Juta Lembar
Cari Modal, Grup Bakrie (ENRG) Right Issue 13,5 Miliar Lembar
Gerak Senyap NTBK Awal Manuver Dana Jumbo?
Melorot 67,7 Persen, Laba SGRO Sisa Rp107,93 Miliar Kuartal I 2026
Kawal Tren Positif, Bank Neo Raup Laba Rp136,98 Miliar Kuartal I 2026
Drop 155 Persen, PPRO Berbalik Tekor Rp78,23 Miliar Kuartal I





