Lotte Chemical (FPNI) Sepakat Tak Bagi Dividen dan Ganti Direksi
:
0
gambar rupst PT Lotte Chemical Titan Tbk
EmitenNews.com - PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) mengumumkan perubahan susunan direksi untuk tahun buku 2023 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 5 Juni 2024 lalu.
RUPST sepakat tidak membagikan dividen tahun buku 2023 dan menyetujui pengunduran diri Jojok Hadrijanto dari posisi direktur dan mengangkat Rudi Repelita sebagai penggantinya.
"RUPS hari ini, ada pergantian direksi yaitu Rudi Repelita sebagai Direktur baru menggantikan Bapak Jojok Hadrijanto, itu perubahan pengurus," ujar Calvin Wiryapranata, Direktur FPNI, dalam paparan publik yang diadakan di Jakarta pada hari ini, Jumat (28/6/2024).
Rudi Repelita, yang berusia 54 tahun, meraih gelar Magister Manajemen Teknik, jurusan Manajemen Teknik Kimia dari Sekolah Manajemen IMNI pada 2007-2010. Sebelum diangkat sebagai Direktur di PT Lotte Chemical Titan Tbk tahun ini, Rudi pernah menjabat sebagai Direktur Manufaktur di PT Lotte Chemical Titan Nusantara.
Karir Rudi di PT Lotte Chemical Titan Nusantara dimulai pada tahun 2013 sebagai Manajer Produksi. Kemudian, pada tahun 2017, ia menjadi General Manager dan di tahun 2020 menjabat sebagai Senior General Manager Layanan dan Dukungan.
Dengan perubahan tersebut, berikut adalah susunan Dewan Komisaris dan Direksi FPNI terbaru:
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama: Park Hyun Chul.
- Komisaris Independen: Hendang Tanusdjaja.
Direksi
- Direktur Utama: Jang Seon Pyo.
- Direktur: Rudi Repelita.
- Direktur: Calvin Wiryapranata.
Perubahan ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi perkembangan perusahaan dan memperkuat kinerja serta kontribusi FPNI di industri kimia nasional.
Related News
VKTR Bidik Tender Bus Listrik Transjakarta
RUPST PTPP Setujui Pengalihan 31,6 Juta Lembar Saham Seri B
Suami Nia Ramadhani, Ardi Bakrie Resmi Jadi Dirut VKTR
Wintermar (WINS) Tebar Dividen Rp8,81 Miliar, Cair Juni 2026
Industri Tambang Lesu, Laba ABMM Kuartal I Terpangkas 32,8 Persen
Jelang Right Issue, Ledakan USD Angin Segar untuk CBRE





