EmitenNews.com - Autopedia Sukses Lestari (ASLC) bergerak bisnis lelang (JBA Indonesia), penjualan ritel mobil bekas (mobkas) via Caroline.id, dan pegadaian (MotoGadai) terus mengoptimalkan ekosistem transaksi mobil bekas. Itu dilakukan untuk maksimalkan nilai kendaraan melalui sinergi ketiga lini bisnis.

Mengenai pengoptimalan itu, ekosistem transaksi mobil bekas ASLC diperkuat dengan strategi omnichannel. Melalui strategi itu, ASLC mengintegrasikan kanal online, dan offline untuk memudahkan konsumen mencari, mengecek, dan melakukan transaksi kendaraan sesuai preferensi.

Sementara itu, keberadaan JBA dan Caroline.id pada eksosistem bisnis mobil bekas milik ASLC, memberi fleksibilitas kepada pelanggan dalam menentukan kanal penjualan kendaraan yang sesuai. “Adanya dua pilihan kanal transaksi, JBA dan Caroline.id ini membuat pelanggan bisa memilih kanal yang sesuai dengan karakteristik, dan potensi nilai dari masing-masing kendaraan,” tutur Presiden Direktur Autopedia Sukses Lestari, Jany Candra.

Guna memastikan setiap kendaraan akan memperoleh nilai terbaik, ASLC menerapkan standardisasi untuk menentukan kanal penjualan yang paling optimal. Baik melalui Caroline.id maupun lelang JBA. Adapun keberadaan Motogadai melengkapi ekosistem transaksi mobil bekas ASLC dengan solusi pembiayaan.

Melalui Motogadai, ASLC menyajikan kemudahan kepada konsumen untuk memiliki kendaraan melalui opsi gadai sesuai kebutuhan. Selain itu, ASLC juga menyediakan Cartalog, platform berbasis memberi gambaran, dan estimasi harga kendaraan dengan kondisi pasar berdasar data aktual beserta faktor-faktor memengaruhi nilai jual kendaraan tersebut.

Lelang Non-kendaraan 

Nah, guna makin mengembangkan bisnis lelang, ASLC telah memperluas ekosistem bisnis dengan mengembangkan bisnis lelang non-kendaraan. Melalui anak usaha bernama Autopedia Sukses Lelang Indonesia (ASLI), ASLC berupaya menangkap peluang sekaligus menciptakan mesin pertumbuhan baru.

Telah dipersiapkan dengan matang, kehadiran ASLI diyakini makin mengoptimalkan sinergi dalam ekosistem bisnis milik ASLC. Termasuk pemanfaatan infrastruktur, jaringan unit bisnis JBA, Caroline.id, dan Motogadai. Dengan strategi itu, semester pertama tahun ini ASLC memperoleh pendapatan Rp589 miliar, tumbuh 31,9 persen YoY. Dan laba bersih Rp8,9 miliar.

Penjualan mobil bekas melalui Caroline.id mencapai Rp493 miliar, melejit 57,4 persen dibanding periode sama tahun lalu Rp313 miliar. “Untuk makin memperkuat kinerja terus tumbuh secara berkesinambungan, ASLC akan terus memperkuat ekosistem mobil bekas, mengoptimalkan strategi omnichannel, mengembangkan potensi jangka panjang Motogadai, dan ASLI sebagai sumber pertumbuhan baru,” harap Jany. (*)