Mampu Penuhi Keinginan Konsumen, 2023 WINR Targetkan Kenaikan Pendapatan 200 Persen
PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) memasang target bukukan kenaikan pendapatan hampir 200%. dok. Suara.
EmitenNews.com - Tahun ini, PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) memasang target dapat membukukan kenaikan pendapatan hampir 200% dari tahun sebelumnya. Kenaikan pendapatan itu didorong oleh potensi pendapatan dari proyek-proyek tahap 2 yang dikembangkan dan dipasarkan di Batam maupun di luar Batam. Hal itu juga didorong oleh kemampuan perseroan memenuhi keinginan konsumen.
"Proyek - proyek tersebut antara lain Winner Sweet Home, Winner Gosyen Park, Winner Flower House, Winner Green Canyon dan Winner Mangrove Millenium." Demikian tulis Manajemen WINR, dalam materi Public Expose, yang dikutip, Senin (26/6/2023).
Kenaikan pendapatan itu tentunya berpotensi membuat laba komprehensif tahun berjalan Perseroan tahun 2023 naik sekitar 369% menjadi Rp22,41 miliar dari Rp4,78 miliar tahun 2022.
Perseroan mencatat, prospek bisnis saat ini menjanjikan dengan pertimbangan beberapa faktor. Antara lain permintaan akan properti, seperti perumahan, perkantoran, dan komersial. Semua terus meningkat seiring dengan pertumbuhan populasi dan perkembangan ekonomi. Kemudian, kegiatan perekonomian di Kota Batam menjadi penyebab banyaknya penduduk yang tinggal di Batam.
Beberapa faktor lainnya yakni properti merupakan Investasi yang saat ini cenderung stabil dan menguntungkan dalam jangka panjang. Nilai properti cenderung meningkat seiring waktu, dan pendapatan dari penjualan properti dan jasa pemasaran dapat memberikan aliran pendapatan bagi Perseroan.
Sementara itu, untuk pasar properti di kawasan Jabodetabek dan Sumatera, Perseroan meyakini akan dapat memenuhi keinginan konsumen. Intinya, keinginan konsumen untuk mendapatkan produk properti yang terjangkau serta berkualitas seiring dengan membaiknya tingkat pertumbuhan ekonomi Jabodetabek dan Sumatera yang selalu tumbuh di atas rata-rata nasional. ***
Related News
Moody’s Ubah Outlook Indonesia dari Stabil ke Negatif, Ini Komentar BI
Besi dan Baja Impor Banjiri Pasar Indonesia, IISIA Ungkap Penyebabnya
Enam Proyek Hilirisasi Serentak Masuki Tahap Groundbreaking Jumat Ini
Kemendag Tegaskan Bisnis MLM Dilarang Lewat e-Commerce, Cek Aturannya
Jaga Kinerja Saham, CDIA Siapkan Rp1 Triliun untuk Buyback Tiga Bulan
Pemerintah Hadapi Banyak Dinamika dan Tantangan Perdagangan Global





