Manajemen Baru, RMKO Kebut Right Issue 512 Juta Lembar
Manajemen baru Royaltama usai pelaksanaan RUPS Tahunan perseroan kemarin. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Royaltama Mulia Kontraktorindo (RMKO) mengantongi restu right issue 512 juta lembar. Penerbitan saham baru setara 29,06 persen itu, dibalut dengan nominal Rp100. Seluruh dana dari aksi korporasi itu, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan untuk modal kerja perseroan.
Selain itu, rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) juga menyetujui perubahan penting dalam jajaran direksi perseroan. Pemegang saham telah menyetujui pengangkatan dua direktur baru dengan rekam jejak solid di bidang masing-masing. Pertama, pengangkatan Elbert sebagai direktur keuangan perseroan. Elbert merupakan profesional dengan rekam jejak panjang, solid bidang keuangan, dan akuntansi.
Elbert lulusan sarjana akuntansi Universitas Tarumanagara, sarjana hukum Universitas Esa Unggul, dan memiliki pengalaman luas bidang keuangan. Sebelum bergabung Royaltama, Elbert memiliki pengalaman beberapa perusahaan ternama seperti KAP Imelda & Rekan (Member of Deloitte Touche Tohmatsu) dan PT Datang DSSP Power Indonesia (joint venture China Datang Corporation, dan Dian Swastatika Sentosa (DSSA).
Kedua, pengangkatan Daniel Yosa sebagai direktur operasional perseroan. Daniel merupakan profesional dengan rekam jejak panjang, dan solid bidang pertambangan. Daniel lulusan sarjana teknik Universitas UPN Yogyakarta. Sebelum menjabat sebagai direktur Royaltama, Daniel menjabat operation general manager. Ia juga memiliki pengalaman di beberapa perusahaan ternama seperti PT Sapta Indra Sejati (Adaro Grup), dan Darma Henwa (DEWA).
Selain pengangkatan kedua anggota direksi baru, investor juga menyetujui pengangkatan Vincent Saputra sebagai komisaris utama perseroan, dan mengangkat William Saputra sebagai direktur utama perseroan. Komisaris Independen Royaltama, Rokhmad Sunanto, menyampaikan rencana aksi korporasi itu, akan secara signifikan memperkuat struktur permodalan, mendukung kebutuhan modal kerja, dan pengembangan usaha perseroan.
Rokhmad menyambut hangat pengangkatan anggota direksi baru. "Kami menyambut baik atas bergabungnya Elbert dan Daniel dalam jajaran direksi Royaltama Mulia Kontraktorindo. Dengan pengalaman dan rekam jejak kuat di bidang masing-masing, kami yakin beliau akan membawa perspektif baru yang sangat berharga bagi perseroan," tukas Rokhmad.
Direktur Utama Royaltama William Saputra menambahkan, aksi korporasi itu mendukung RMKO untuk menggarap klien-klien baru grup, khususnya pada area bisnis hulu, yaitu pertambangan, hauling road, stasiun muat, dan memperkuat struktur permodalan sehingga memberi dampak positif terhadap kondisi keuangan.
Langkah tersebut diharap dapat memaksimalkan potensi infrastruktur grup yang telah terintegrasi dengan baik, sehingga dapat meningkatkan kinerja operasional dan keuangan, khususnya di segmen jasa pertambangan, sewa, memperkuat struktur permodalan, dan keuangan RMKO. “Tim manajemen kuat juga menjadi prioritas kami untuk menjamin eksekusi rencana jangka panjang, dan keberlangsungan usaha perseroan,” tegas William.
Dengan keputusan itu, susunan anggota dewan komisaris, dan direksi perseroan terhitung sejak ditutupnya RUPSLB pada tahun 2026 sebagai berikut. Susunan ewan komisaris yaitu Komisaris Utama Vincent Saputra, dan komisaris independen Rokhmad Sunanto. Susunan direksi meliputi Direktur Utama William Saputra, Direktur Elbert, dan Direktur Daniel Yosa.
Keputusan-keputusan strategis yang dihasilkan dalam RUPSLB itu, diharapkan akan memperkuat pondasi perseroan untuk terus bertumbuh, mengoptimalkan infrastruktur yang ada, meningkatkan kinerja operasional dan keuangan, serta memperkuat posisi RMKO sebagai penyedia jasa pertambangan terkemuka di Indonesia. (*)
Related News
MEJA Rancang Sejumlah Aksi Korporasi
Pendapatan Melorot, NTBK Tabulasi Naik 10,36 Persen
Grup Lippo (MPPA) Ungkap Transaksi Baru
Eliminasi Defisit, AISA Sodorkan Izin Kuasi Reorganisasi
Kantongi Mandat, DGNS Private Placement 125 Juta Lembar
BNLI Bagi Dividen Rp1,27 Triliun, Cum Date 15 AprilĀ





