EmitenNews.com - Perdagangan pasar saham awal pekan ini akan bergerak di rentang konsolidasi wajar, sehingga jika terjadi koreksi bisa dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk mengakumulasi pembelian. Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya mengatakan, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada dalam rentangkonsolidasiwajar yang selanjutnya akan melanjutkan proses kenaikan, karena sejauh ini level support masih cukup kuat dan tahan uji. "Sehingga, jika terjadi koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka menengah hingga panjang," kata William, di Jakarta, Senin (28/10). Perlu diketahui, sepanjang tahun ini investor asing masih tercatat melakukan beli bersih mencapai Rp49,653 triliun, sedangkan pada perdagangan akhir pekan kemarin (Jumat, 25 Oktober 2019) nilai beli bersih investor asing mencapai Rp52,02 miliar. Lebih lanjut, William menyebutkan, saat ini IHSG masih memiliki support terdekat yang akan berupaya dipertahankan di level 6.187, sedangkan target resistance terdekat yang berusaha ditembus berada di posisi 6.372. Adanya potensi koreksi wajar pada laju IHSG hari ini, William merekomendasikan sembilan saham yang bisa diakumulasi pelaku pasar, yakni: 1. PT Astra International Tbk (ASII) 2. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) 3. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) 4. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) 5. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) 6. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) 7. PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) 8. PT Mayora Indah Tbk (MYOR) 9. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR). (Romys)
Related News
Saham Pengendali Digadai ke Bank, Laba Emiten Haji Isam Meroket 33%
Nihil Utang Bank, Laba UNVR Naik 25% Meski Ditagih Pajak Triliunan
Untung Miliaran dari Sewa Sekolah, Ini Rahasia Diet Biaya Ekstrem MSIE
Penjualan AXIO Tembus Rp1,36 Triliun, 66 Persennya Cuma dari 2 Klien
Sumbang 30% Sales, Microsoft Beli Lahan Industri DMAS Demi Data Center
Kredit Macet Susut, Laba Bersih Woori Finance (BPFI) Naik Hampir 90%





