Masih Berkisar di Rp17 Ribu, Pengamat: Rupiah Berpotensi Masih Melemah
:
0
Ilustrasi. Nilai tukar rupiah masih melemah imbas sentimen global. Foto: EmitenNews/Rifki
EmitenNews.com - Nilai tukar rupiah terhadap kurs dolar AS kembali mengalami pelemahan sejak pembukaan perdagangan hari ini, Kamis (9/4/2026). Rupiah kembali ke level Rp17 ribu per USD seiring dolar AS yang juga melemah.
Mengacu Bloomberg, rupiah dibuka di level Rp17.032 kembali melemah dari penutupan sebelumnya di level Rp17.012. Sepanjang perdagangan intraday, kurs rupiah berada pada rentang Rp17.030 sampai dengan Rp17.087.
Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan rupiah akan bergerak fluktuatif dan kemungkinan besar kembali melemah sepanjang perdagangan Kamis ini. Mata uang rupiah diprediksi bergerak di rentang Rp17.010 hingga Rp17.040 per USD.
Ibrahim juga menerangkan, pergerakan kurs rupiah hari ini masih dipengaruhi sentimen global. Presiden AS Donal Trump menyetujui gencatan senjata dan akan menangguhkan aksi militer terhadap Iran selama dua pekan.
Pengumuman itu, tambah Ibrahim, datang kurang dari dua jam sebelum batas waktu pukul 20.00 ET, yang dipantau ketat oleh investor sebagai pemicu potensial eskalasi besar.
Gencatan senjata tersebut, ditengahi oleh Pakistan setelah upaya diplomatik menit-menit akhir, dan bergantung pada jaminan Iran untuk kembali membuka Selat Hormuz secara aman, mengingat jalur utama bagi sekitar 20 persen minyak global.
“Iran juga menegaskan kesediaan bersyarat untuk mengurangi eskalasi dengan memastikan jalur tersebut aman dilalui selama periode gencatan senjata, selama permusuhan dihentikan dan kapal-kapal yang melintas berkoordinasi dengan otoritas Iran,” tutur Ibrahim.
Di samping itu, pasar domestik merespons positif terhadap realisasi pendapatn negara hingga akhir Maret 2026 yang mencapai Rp574,9 triliun, atau meningkat 10,5 persen secara yoy.
“Realisasi ini, setara dengan 18,2 persen dari target yang ditetapkan dalam APBD 2025 sebesar Rp3,15 kuadriliun,” ujar Ibrahim.
Related News
Kinerja Menggembirakan, Laba Maybank (BNII) Meningkat 21,2 Persen
Indef Nilai Margin Bunga Bersih Bank Turun Perkuat Akses KPR Subsidi
Pemerintah Miliki Utang ke Pupuk Indonesia, Naik Jadi Rp21 Triliun
Harga Pertamax Resmi Turun, Tapi Minimalis, Cek Daftarnya Terbarunya
Calon Gubernur BI Masih Digodok, Begini Syarat Wajib dari Prabowo
Soal Putusan The Fed, Indodax Nilai Respon Pasar Kripto Relatif Stabil





